Karding: Prabowo Tidak Bijak dan Tidak Negarawan

Politik  RABU, 15 MEI 2019 , 17:34:00 WIB

Karding: Prabowo Tidak Bijak dan Tidak Negarawan
RMOLSumsel. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Abdul Kadir Karding, menuding Calon Presiden Nomor Urut 02,  Prabowo Subianto tak siap menerima kekalahan. Itu terlihat dari sikapnya yaitu menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019.

Atas tudingannya itu, Karding menyebut dia memiliki beberapa alasan.

"Pertama, belum masa pengumuman, belum tanggal 22 Mei. Harusnya tahapan pemilu ditunggu dulu," katanya kepada wartawan, Rabu (15/5).

Kedua, menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, tuduhan Pilpres 2019 berlangsung curang tidak didasari data dan fakta.

"Karena dilakukan hanya asumsi dan wacana telah curang. Tapi curang di mana, siapa yang melakukan, gimana model dan modusnya tidak kita dapatkan info itu dari Pak Prabowo," jelasnya.

Ketiga, ia menyesalkan tokoh sekelas Prabowo tidak mempercayai penyelenggara pemilu baik itu Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang sebenarnya dijamin UU.

Padahal dalam prosesnya, Prabowo melalui Partai Gerindra dan koalisi Adil dan Makmur pun ikut menentukan melalui fit and proper test para calon komisioner KPU, Bawaslu, dan DKPP ketika itu.

"Bahkan seluruh partai dan seluruh tim kampanye diberikan kesempatan untuk menempatkan saksi di TPS dan kecamatan," tekannya.

Karding menilai sikap Prabowo tidak bijak dan tidak negarawan.

"Karena dapat dikatakan beliau tidak menghargai hukum yang ada di Indonesia. Itu artinya beliau tidak siap kalah dan tidak siap menang sesuai dengan komitmen kampanye damai," pungkasnya. [ida]

Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00