PKS Tuding Nasdem Gelembungkan Suara DPR RI

Politik  SENIN, 13 MEI 2019 , 17:20:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

PKS Tuding Nasdem Gelembungkan Suara DPR RI
RMOLSumsel. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menuding Partai Nasdem melakukan penggelembungan suara untuk kursi DPR RI dapil Sumsel 2 di Kabupaten Empat Lawang.

Saksi PKS Sumsel, Riduan Saiman ditemui pada rekapitulasi suara di KPU Sumsel mengatakan, akibat dugaan penggelembungan suara tersebut satu kursi DPR RI yang sedianya didapat caleg DPR RI dari PKS atas nama Iqbal Romzi hilang.

Menurutnya, penggelembungan suara terjadi di Kabupaten Empat Lawang, dimana saksi PKS Askweni menemukan adanya perbedaan DA dan DB padahal saat rekapitulasi hasilnya sama. Namun setelah di print out berbeda.

"Ditingkat KPU antara DA dan DB berubah padahal saat rekapitulasi sama hasilnya, tapi pada saat print out Db , kita sayangkan itu, itu ditemukan Askweni saksi PKS pada malam itu," ujar Riduan, Senin (13/5).

Karenanya sejak awal rekapitulasi di KPU Kabupaten Empat Lawang pihaknya menyampaikan keberatan. Dan rekapitulasi KPU Empat Lawang diambil alih KPU Provinsi.

Riduan yang juga Ketua DPD PKS Palembang ini mengungkapkan, beberapa kecamatan yang mengalami penggelembungan suara terjadi diantaranya adalah Muara Pinang, Pendopo, Ulu Musi, Tebing Tinggi dan hampir semua kecamatan.

"Penggelembungan lebih kurang tejadi kenaikan 7000 suara sehingga yang tadinya suara ustadz Iqbal menang 500 suara di urutan ke 9 kursi terakhir, itu menjadi hilang gara gara adanya penggelembungan suara Nasdem. Ini sudah kami lakukan form keberatan DC2 yang sudah ditandatangani saksi kita semalam Pak Askweni dan Aulia Rahman dan tadi siang sudah ditandatangani Ketua KPU Kelly Mariana," ungkap Riduan.

Dia mengatakan, sebenarnya Bawaslu Sumsel sudah merekomendasi penyandingan data, tapi dihiraukan KPU Provinsi.

"Itu yang kami sayangkan sekali. Padahal saya tadi baru hadir dibawah karena saya baru dapat mandat jadi saksi sehinggga saya terlambat masuk ke dalam saya masuk sudah ketok palu," katanya.

Dia menuturkan, menindaklanjuti dugaan penggelembungan suara tersebut Ketua DPW PKS Sumsel M Toha bersama Ketua Advokasi Aulia Rahman hari ini bertolak ke DPP PKS untuk memproses hal tersebut saat rekapitulasi suara di tingkat KPU RI.

"Hari ini ketua DPW dan Ketua Advokasi langsung ke DPP untuk memproses ini di level KPU RI. Mohon doanya insyaallah keadilan itu masih ada. Kami minta pengawas pemilu tindak lanjuti laporan kami itu, dan kami minta ada hukuman tindak pidana penggelembungan suara ini baik terhadap yang membuat dan yang menggunakan suara," katanya.

Sementara itu Saksi Nasdem, Rizal Lubis membantah partainya melakukan penggelembungan suara.

Menurutnya jika ada keberatan dari saksi lain, dituangkan dalam mekanisme yang ada sesuai peraturan perundang-undangan.

"Setiap tingkatan kan ada wadahnya kalau keberatan. Kalau penggelembungan suara nggak adalah kami. Pidana itu bos," katanya.

Menurutnya untuk suara DPR RI Dapil Sumsel 2, Nasdem memperoleh dua kursi atas nama Percha Leanpuri dan Sri  Kustina.

"Kalau hasil rekap dapat dua kursi, suara terbanyak Percha dan Sri," katanya.[rik] 

Komentar Pembaca
Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

SENIN, 15 JULI 2019 , 14:53:43

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

JUM'AT, 12 JULI 2019 , 14:15:15

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:38:25

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00