Salah Input Terus

Ferdinand Minta KPU Setop Tayangkan Situng

Politik  JUM'AT, 26 APRIL 2019 , 08:58:00 WIB

Ferdinand Minta KPU Setop Tayangkan Situng

Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean/net

RMOLSumsel. Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean mengkritik keras Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mendapat sorotan dari publik akibat maraknya salah input data dari form C1 ke portal Sistem Perhitungan (Situng).

Pasalnya kesalahan input tersebut semuanya merugikan perolehan suara untuk Paslon 02 Prabowo-Sandi dan menguntungkan Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin.
Atas dasar tersebut, KPU diminta untuk menghentikan penayangan perhitungan di portalnya.

"Sebaiknya @KPU_ID menghentikan tayangan perhitungan di web KPU yang selalu salah input. Terlebih bahwa hitungan itu tidak menentukan," ujarnya di Twitter, Jumat (26/4).

Selain tidak menentukan kemenangan, imbuh Ferdinand, penayangan perhitungan yang selalu salah input itu juga menimbulkan polemik.
"Daripada menimbulkan polemik, sebaiknya stop. Toh nanti hitung manual yang berlaku resmi menentukan pemenang Pilpres," imbuh Politikus Partai Demokrat ini seraya menandai akun Twitter Bawaslu RI.

Ferdinand dikenal keras menyuarakan dugaan kecurangan yang marak diungkap oleh masyarakat, termasuk di media sosial. Sebelumnya, ia menyebut pemenang Pemilu ini bukan ditentukan oleh pemilih, melainkan oleh para penghitung.[sri]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00