Soal Gaji, Pemain Gugat Manajemen SFC ke Pengadilan

Sriwijaya FC  KAMIS, 25 APRIL 2019 , 15:52:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

Soal Gaji, Pemain Gugat Manajemen SFC ke Pengadilan
RMOLSumsel. Sebanyak 28 Pemain Sriwijaya FC musim lalu resmi melayangkan gugatan kepada manajemen klub Laskar Wong Kito ke Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang, Kamis (25/4).

Langkah hukum terpaksa diambil pemain yang diwakili dua pemain Rangga Pratama dan Berry Rahmada karena manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) tidak menunjukan itikad baik untuk menyelesaikan tunggakan gaji dan DP bagi 28 pemain di musim 2018 sebesar Rp 2,9 Miliar yang belum terselesaikan hingga kini.

Pihak pemain yang didampingi perwakilan Assosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) dengan kuasa hukum APPI, Riza Hufaida SH mengatakan. Pihak pemain sudah jauh jauh hari melakukan langkah pembicaraan dengan manajemen sebelum melayangkan gugatan.

"Sebelumnya sudah dibicarakan baik baik denga manajemen terkait hak mereka namun tak ada penyelesaian dan mereka akhirnya melapor ke APPI sebagai penengah dalam masalah ini namun juga manajemen tak kunjung memberikan langkah penyelesaian dan terakhir diambilah jalur hukum," kata Riza, Kamis (25/4).

Kekecewaan para pemain bertambah setelah mendengar tindakan klub yang saat ini diketahui telah merekrut pemain baru untuk mengarungi kompetisi Liga 2.
Bahkan informasi yang terdengar bahwa pihak SFC juga sudah membayar DP bagi pemain baru tersebut."Tentu tindakan itu sangat melukai hati pemain lama yang belum terbayarkan haknya. Mestinya kewajiban dibayarkan dulu baru kemudian merekrut pemain baru,"ujarnya.

Dikatakan Riza, pihak APPI sudah mengikuti SOP dalam penyelesaian tuntutan gaji pemain yang belum terbayarkan, Dimulai dengan membuat surat konfirmasi kepada klub hingga akhirnya melayangkan tiga kali surat somasi, Tapi semuanya tidak menemukan titik temu.

Di tengah somasi yang dilayangkan beberapa waktu lalu, sempat ada jawaban dari pihak SFC. Dalam Jawaban itu mereka mengakui memang ada kewajiban yang belum dibayarkan pada staf dan pemain.

Namun pada kesempatan itu mereka mengatakan bahwa kewajibannya baru akan dibayarkan setelah menerima pembayaran subsidi dari PT. Liga Indonesia Baru (LIB).

"Atas konfirmasi itu kita sudah ketemu sama PT. LIB. Tapi mereka mengatakan aturannya tidak seperti itu melainkan dana subsidi itu akan diberikan ketika club tersebut sudah memenuhi syarat-syarat tertentu. Diantaranya selain laporan pajak juga laporan mengenai tidak adanya tunggakan gaji," pungkasnya. [ida]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00