Kerajinan Indonesia Tembus Pasar Global

Sosial  KAMIS, 25 APRIL 2019 , 09:40:00 WIB

Kerajinan Indonesia Tembus Pasar Global

net

RMOLSumsel. Kerajinan dari Indonesia harus mampu go internasional. Hal ini disampaikan  Presiden Joko Widodo saat membuka pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft 2019) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, kemarin.

Jokowi mengatakan menggarap pasar global, Inacraft harus menggunakan sistem online.  Karena ekosistem offline Inacraft 2019 sudah cukup matang. Apalagi, semua produsennya juga telah melalui seleksi yang ketat.

"Dari tahun ke tahun, penye­lenggaraan Inacraft selalu menun­jukkan peningkatan baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya," ujarnya.

Oleh karena itu, Jokowi men­dorong Inacraft mulai memper­luas pasar ke arah digital atau go online agar bisa menembus pasar global.

Menurutnya, saat ini eko­sistem offline atau luar jaringan (luring) produk-produk keraji­nan sudah siap sehingga tidak akan sulit mengangkatnya ke sistem daring.

"Diangkat saja ke ekosistem online, nanti ada marketplace nasionalnya di link -an dengan global marketplace, maka akan sambung," ungkap Jokowi.

Ia mengatakan, melalui ka­nal online, potensi produk-produk kerajinan Indonesia untuk merambah pasar global menjadi sangat besar.

"Produk-produk yang dipasar­kan di Inacraft 2019 kualitasnya terjamin," ucapnya.

Jokowi berpesan, kualitas merupakan kunci utama untuk menembus pasar global. Tak hanya itu, produsen juga perlu mengemas produknya dengan brand supaya dapat menarik minat pembeli mancanegara.

"Saya selalu menyampaikan kita harus terus kreatif dan inovatif dalam membuka pasar dan penetrasi pangsa pasar inter­nasional dengan mencari pasar non tradisional, meningkatkan kualitas produk dan brand karena konsumen internasional juga sangat menyukai brand," kata Presiden.

Untuk diketahui, pameran kerajinan internasional atau Inacraft 2019 kali ini mengambil tema "From Small Village to Global Market," diadakan mulai 24-28 April 2019.

Jam buka pameran Inacraft adalah pukul 10.00-22.00, ber­tempat di Jakarta Convention Center, dengan luas area pameran ± 25.080 m2 (gross).

Adapun fokus produk yang dipamerkan pada Inacraft 2019 adalah produk kerajinan Indonesia yang berupa batik, woven products, fashion & embroidery. Lalu footwear, bags & travel goods, jewelry & accessories, household & housewares, gift items, decora­tive items, toys & games.

Pameran Secara Daring

Wakil Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Gusmardi Bustami mengatakan, penye­lenggara Inacraft menyiapkan pelaksanaan pameran secara daring sehingga penjual mau­pun pembeli dapat bertransaksi setiap saat.

"Asephi sedang dalam per­siapan pelaksanaan Inacraft online," ujarnya.

Ia menyebutkan, dengan penye­lenggaraan pameran secara daring semua perajin dapat bergabung setiap saat untuk menembus pasar terutama pasar ekspor.

"Perkembangan teknologi sangat cepat, Inacraft lewat pameran coba sinergi dalam perkembangan global," kata Gusmard.[sri]

Komentar Pembaca
'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00