Ada Kejanggalan Pada Rekapitulasi PPK Pagaralam Utara

Politik  RABU, 24 APRIL 2019 , 23:45:00 WIB | LAPORAN: DELTA HANDOKO

Ada Kejanggalan Pada Rekapitulasi PPK Pagaralam Utara

PKB / NET

RMOLSumsel. Calon Legislatif (caleg) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) Pagaralam III Kecamatan Pagaralam Utara merasa ada  kejanggalan pada tahapan rekapitulasi perolehan suara pemilu di Panìtia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pagaralam Utara.

 

Pasalnya, berdasarkan data yang diterima oleh Caleg PKB Herli Yohanes dari C1 keluarga dengan sampel foto di 138 TPS di Kecamatan Pagaralam Utara, suara keseluruhan parpol PKB sebesar 1755 dan suara peroarangan 890 suara.

 

Selain itu, berdasarkan C1 yang didapat oleh Herli Yohanes dari beberapa Parpol lainya yakni seperti Golkar 1767, dari C1 NasDem 1759, C1 PPP 1762 dan C1 Panwascam 1759.

 

Dari jumlah tersebut,dikabarkan kalau posisi PKB masuk dalam ranking parpol dan menempatkan Herli Yohanes sebagai caleg yang akan mendapatkan satu qouta kursi dari 7 jumlah kursi di Dapil III Pagaralam Utara.

 

Namun pada rekapitulasi tingkat PPK yan saat ini sedang berjalan, jumlah Perolehan suara yang di peroleh oleh PKB  jutru harus tertinggal dengan Partai Bulan Bintang (PBB) yang secara perolehan suara dikabarkan sebelumnya kalah dengan PKB

 

Kepada RMOLSumsel Herli Yohanes alias Jhon Buntak menuturkan,ada dugaan kuat kalau ada permainan (Kecurangan) yang terstruktur, sistematis dan masif yang dilakukan oleh PPK terhadap salah satu caleg untuk menggeser Perolehan suara PKB.

 

"Kita melihat ada perubahan signifikan dengan angka-angka yang kita kumpulkan antara C1 plano dengan plano di PPK,"jelasnya Kepada RMOLSumsel.

 

Padahal, kata John Buntak, untuk pembanding dan sebagai pegangan dirinya memiliki data akurat dari berbagai sumber yang menyatakan hasilnya kalau PKB unggul atas PBB.

 

Jika ada kecurangan yang dilakukan oleh  PPK untuk memenangkan caleg atau parpol lain, dirinya mengatakan,justru jenis kecurangan itu sudah ia ketahui,karena sebelumnya  pernah  ada tawaran kepada dirinya untuk melakukan hal tersebut dan sempat menolak.

 

"Kalau memang benar kecurangan itu yang mereka gunakan,maka saya sudah sangat tahu karena sempat ditawarkan kepada saya,"ucapnya blak-blakan.

 

Dirinya mengatakan,akan terus mengawal proses rekapitulasi ini hingga selesai,bahkan dirinya menegaskan upaya pembenaran meminta agar PPK untuk membuka kotak suara.

 

 

Menyikapi hal ini, Ketua PPK Kecamatan  Pagaralam Utara Andi Permana mengatakan,bahwa apa yang dituduhkan dari caleg PKB tersebut tidaklah benar, karena tidak ada perubahan angka atau perolehan suara yang dilakukan oleh PPK.

 

Soalnya, Kata Andi, dari awal pleno tingkat kecamatan, PPK Pagaralam Utara hanya membuka Plano karena hanya itu yang real, dan ini kami lakukan untuk menghindari adanya gesekan-gesekan dari saksi sehingga PPK Pagaralam Utara hanya membuka plano besar.

 

"Dan itu disetujui oleh saksi yang diberi mandat oleh caleg dan parpol masing-masing,"jelasnya.

 

Kalaupun ada caleg maupun parpol yang merasa hasi C1 yang mereka dapat ada perbedaan,Andi mengatakan, itu hanya versing-masing,karena C1 merupakan salinan dari plano itu sendiri,bisa saja ada kekeliruan saat penulisan atau sebagainya.

 

Ditegaskan Andi, kalaupun ada sanggahan atau gugatan tetap kita terima, namun untuk permintaan buka kotak suara itu harus ada prosedurnya yakni harus ada rekomendasi dari Bawaslu.

 

"Kalau memang ada rekomendasi dari Bawaslu untuk agar kotak suara dibuka,pasti akan dibuka,"tukasnya. [irm]


Komentar Pembaca
'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00