Raih Penghargaan K3, Mawardi: Angka Kecelakaan Masih Tinggi

PEMPROV SUMSEL  SELASA, 23 APRIL 2019 , 14:18:00 WIB

Raih Penghargaan K3, Mawardi: Angka Kecelakaan Masih Tinggi

Sumsel Raih Penghargaan K3 Kemenaker RI/RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Penghargaan demi penghargaan terus berdatangan ke Bumi Sriwijaja.  

Provinsi Sumsel lagi-lagi menorehkan prestasi di kancah nasional. Kali ini Sumsel  meraih penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) Republik Indonesia.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel Ir. H. Mawardi Yahya dari Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri di Gedung Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (22/4) malam.

Tidak hanya Sumatera Selatan, ada beberapa daerah dan perusahaan yang juga mendapatkan penghargaan malam itu.

Usai menerima penghargaan, H. Mawardi Yahya mengatakan penghargaan yang diterima oleh Sumatera Selatan ini tidak lepas dari peran serta semua pihak dalam meminimalisir kecelakaan kerja terutama dalam hal pembinaan.

"Penghargaan ini tentu ada penilaian tersendiri dari Kementerian Tenaga Kerja. Ini akan menambah motivasi kita untuk melakukan pembinaan sehingga tahun depan kita bisa menyabet penghargaan ini lagi," ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak akan bosan menghimbau kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersinergi dengan perusahaan dalam melakukan pembinaan dan pelatihan ketenagakerjaan.

"Kami akan terus berupaya memantau perusahaan agar mereka meningkatkan pelatihan dan menekan angka kecelakaan kerja. Keselamatan kerja sangat penting dan menentukan," bebernya.

Disinggung mengenai angka kecelakaan kerja di Sumsel, mantan bupati Ogan Ilir dua periode ini tak menampik. Hanya saja menurutnga angka kecelakaan kerja ada yang ada sangat kecil  masih nol sekian persen.

"Untuk itu, kita terus himbau bukan hanya perusahaan, tapi masyarakat juga untuk menjaga keselamatan dalam bekerja. Disnaker harus mengunjungi perusahaan untuk menghimbau dan mengingatkan akan pentingnya kesehatan dan keselamatan dalam bekerja," ujarnya.

Sebelumnya, Menaker Hanif Dhakiri mengatakan, angka kecelakaan kerja masih cukup tinggi di Indonesia. Rata-rata kecelakaan kerja terjadi di jalan dimana para pekerja mengalami kecelakaan saat pergi atau pulang bekerja.

"Angkanya masih tinggi, namun rata rata pekerja mengalami kecelakaan di jalan raya. Untuk itu kami menghimbau kepada seluruhnya baik perusahaan, Pemda dan pekerja untuk meningkatkan keselamatan dalam kerja. Penghargaan ini juga untuk memberikan motivasi kepada perusahaan dan pemerintah daerah pentingnya dalam melakukan pembinaan dan pelatihan dalam keselamatan," singkatnya.[rel/rik]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

Gladiresik Pelantikan Praspa TNI-Polri

Gladiresik Pelantikan Praspa TNI-Polri

MINGGU, 14 JULI 2019 , 16:32:00

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00