Sadis, di TPS 09 7 Ulu Suara Tama Tinggal 1 Dari 69 Suara

Politik  SELASA, 23 APRIL 2019 , 11:14:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

Sadis, di TPS 09 7 Ulu Suara Tama Tinggal 1 Dari 69 Suara

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Kecurangan pemilu 2019 tampaknya bukan hanya terjadi di tingkat pilpres saja. Bahkan kecurangan juga sudah menjamur ke segala aspek seperti yang dialami salah satu caleg  DPRD Provinsi Sumsel dari partai Demokrat nomor urut 2 Dapil Palembang 1, H Handry Pratama Putra.

Hal itu tidak ditampik pria yang akrab disapa Tama. Menurutnya, pihaknya sudah mendapatkan laporan kalau suaranya sudah dikurangi di salah satu TPS yang berada di keluruhan 7 ulu.

"Pada penghitungan suara di papan plano seperti di TPS 9 Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU 1, suara atas nama saya yang tadinya 69. Kenyataannya tercatat di C1 kertas tinggal 1 suara. Saya tidak mau menuduh. Wallahuahlam," keluh Tama yang juga dikenal sebagai Ketua KNPI Kota Palembang.

Ia juga mengaku tengah berupaya mencari tahu suaranya mengalami hilang itu. Dia mengatakan kecurangan pasti akan ketahuan ketika penghitungan di tingkat PPK nanti.

"Kecurangan akan diketahui saat penghitungan ditingkat PPK nanti," ujarnya,

Tama menjelaskan, berdasarkan perhitungan suara dari timnya, ia sudah mendapatkan sekitar 14.000 suara belum termasuk beberapa kecamatan seperti gandus, IB l dan IB ll yang dimana tiga kecamatan tersebut lumbung suranya.

"Berdasarkan hasil rekap C1KWK, yang dilaporkan saksi saya mendapatkan 14.000 suara, hasil ini belum final sebab beberapa TPS yang kami menang telak belum selesai direkap," pungkasnya

Ia menjelaskan dengan jumlah suara yang diperoleh ia optimis akan mendapatkan kursi di DPRD Provinsi,

"suara saya cukup tinggi dibanding caleg lain yang bahkan incumbent," singkatnya

Untuk berjaga dari hal yang tak diinginkan, pihaknya menempatkan tim di masing masing kecamatan yang merupakan dapilnya.

"Ada tim kita yang terus berjaga untuk mengantisipasi penggelembungan suara," katanya.

Pihaknya berharap seluruh proses ini akan berjalan dengan jujur dan adil hingga tak merugikan siapapun,

"kondusifitas mesti terus dijaga oleh setiap stakeholder agar menghasilkan pemilu yang jujur dan adil," imbuhnya.

Meskipun hasil rekap internal mereka menyatakan hal demikian, pihaknya tetap menunggu hasik akhir dari KPU.

"Kami yakin KPU dan semua penyelenggara terkait akan berlaku jujur dan adil dalam pelaksanaan pemilu serentak 2019 ini," tutupnya. [irm]

Komentar Pembaca
'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00