Pileg Pagaralam, Petahana Rata-rata Tak Terkalahkan

Daerah  MINGGU, 21 APRIL 2019 , 14:59:00 WIB | LAPORAN: DELTA HANDOKO

Pileg Pagaralam, Petahana Rata-rata Tak Terkalahkan
RMOLSumsel. Sebelum Pemungutan Suara Pemilihan Legislatif (Pileg) Kota Pagaralam pada Pemilu 2019, diprediksikan akan banyak wajah baru muncul sebagai wakil rakyat untuk priode 2019-2024.

Bukan tak beralasan. Prediksi tersebut didasari munculnya sejumlah nama yang cukup potensial dan berpeluang duduk di kursi legislatif DPRD Kota Pagaralam. Apalagi sejumlah parpol yang menjadi peserta Pemilu 2019 juga dihiasi dengan munculnya generasi milenial.

Data yang dihimpun RMOLSumsel, dari 25 orang anggota DPRD Kota Pagaralam hanya ada 23 orang yang kembali mencalonkan diri di pileg 2019. Dua lainya yakni H Burhanan dari Partai Demokrat dan Hj Nurbaiti Rachim dari PBB tidak mencalonkan diri dengan alasan masing-masing.

Pileg Pagaralam sudah selesai,dan kini masih dalam tahap rekapitulasi tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),meskipun belum ada putusan resmi yang menetapkan siapa saja caleg dan parpol yang lolos berdasarkan ketentuan,namun sejumlah nama sudah muncul dilapangan dan dikabarkan masih tetap bertahan sebagai anggota DPRD Kota Pagaralam priode 2019-2024,meskipun ada beberapa petahana yang tumbang,namun boleh dikatakan kekuatan Petahana pada Pileg 2019 rata-rata belum terkalahkan dari tiga Daerah Pemilihan (Dapil).

Masih menurut informasi dilapangan,dari Dapil I Pagaralam Selatan,adapun petahana yang dikabarkan masih bertahan adalah Nanto Chiken (PKB),Yuliansi (Gerindra), Sahardi (PDI P) Eri Marten (NasDem) Juliansyah (Hanura) Didi Irawan (PAN) Ruslan Abdul Gani (Golkar) sementara ada dua nama baru yang dikabarkan melengeser dua petahana lainya yakni Hengki Bimantor (Demokrat) dan Nopran Edwin (PKS) artinya dua Pethana yang tumbang adalah Masran Brianto (PBB) dan Ust Kadino (PKS).

Sedangkan untuk Dapil II yang meliputi tiga Dempo caleg petahana yang masih bertahan adalah Candra Jaya (PKB) Dedy Stanzah (Gerindra) Yumisah (PDIP) Pandin Firmansyah (Hanura) Zifeni Amir (Golkar) Abdul Fikriyanto (PKS) Darmawi (NasDem),sedangkan satu petahana dari Demokrat  yakni Geo Ferlando diisi dengan nama baru yakni Sakuni,dan untuk satu kursi pendatang baru berasal dari PPP yakni Alfikriansyah mengisi qouta kursi dari Hj.Nurbaiti Rachim dari PBB yang tidak mencalonkan diri lagi.

Di Dapil III Pagaralam Utara,Juga dihiasi nama-nama Petahana yakni Ada Jheny Shandiyah (NasDem) Hj.Desy Siska (Gerindra) Tanharudin (PDIP) Efsi (Golkar) kemudian Kasno Fandri Tohari (PKPI) kemudian ada nama baru dari PKS yakni Firmasyah yang mengisi qouta Demokrat yang selama ini diduduki oleh H.Burhanan dan pada pileg 2019 tidak mencalonkan diri.

Sedangkan untuk petahana lain Masagus Abdul Toyyib atau Dogger (PBB) dikabarkan masih menunggu hasil rekapitulasi karena masih ada bayang-bayang akan ada PKB yang perolehan suaranyapun cukup signifikan dengan caleg perolehan terbanyak Herli Yohanes alias Jhon Buntak.

Akan tetapi,nama-nama diatas baru sebatas informasi yang didapat dari berbagai sumber dan parpol masing-masing,dan sejumlah parpol pun mengakui kalau saat ini masih menunggu hasil resmi dari PPK dan KPU,hanya ada partai NasDem yang sudah mengklaim sebagai parpol dengan perolehan suara terbanyak saat ini.


Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam tidak terlalu menanggapi soal saat ini sudah banyak Caleg,Parpol mapun timses Capres yang sudah mengklaim perolehan suara masing-masing hasil dari pemilu yang dilaksanakan pada 17 April 2019 kemarin.

Pasalnya,Ditegaskan oleh Ketua KPU Kota Pagaralam Rahmat Qori Setiawan saat ini masih dalam tahapan rekapitulasi ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Silahkan jika saat ini ada bahkan banyak yang sudah memiliki data masing-masing,yang mereka dapat dari berbagai sumber,"ungkap Qori Kepada RMOLSumsel.

Namun,Kata Qori menegaskan,hasil perolehan suara resmi terkait hasil perolehan suara pemilu 2019 hanya akan dikeluarkan dan ditetapkan melalui pleno mulai dari PPK hingga nanti KPU.

"Perolehan  suara resmi adalah suara yang dikeluarkan oleh pleno yang berdasar hukum disetiap tingkatan mulai dari PPK sampai nanti KPU yang menetapkan,"pungkasnya. [ida]

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

Prabowo Tenangkan Pendukung: Kekerasan Jangan Dibalas Kekerasan
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00

'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00