Tak Terima Disebut Penyebar Hoax, Persepsi: Lembaga Survei Siap Diaudit

Politik  SABTU, 20 APRIL 2019 , 22:44:00 WIB

Tak Terima Disebut Penyebar Hoax, Persepsi: Lembaga Survei Siap Diaudit
RMOLSumsel. Beberapa lembaga survei yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) tak terima dibilang sebagai penyebar kebohongan dan hoax. Mereka pun buka-bukaan data.

Di sebuah acara bertajuk Expose Data Quick Count Pemilu 2019 itu, anggota Persepsi, yakni Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Indo Barometer, Konsepindo, Populi Center, Poltracking, Charta Politika, Cyrus Network, dan Indikator, membuka lapak atau stan untuk membeberkan "jeroan" ke publik.

Selain ekspose data quick count, mereka juga membeberkan tentang metodologi, manajemen, dan proses pelaksanaannya.

"Kita siap transparan buka-bukaan data. Siap diaudit," tegas Peneliti Senior Indo Barometer, Asep Saefudin di Hotel Morrissey, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4).

Langkah itu ditegaskannya dilakukan karena menurut dia pada dasarnya, masyarakat luas, bahkan elite politik sekalipun belum begitu paham antara perbedaan survei, exit poll, dan quick count. Dimana survei dan exit poll lumrah dilakukan sebelum perhitungan Pemilu. Maka dari itu, bentuknya seperti opini.

Hal itu ditekankannya berbeda dengan quick count. Sebab hitung cepat telah menggunakan sampel data hasil penghitungan yang diperoleh dari tempat pemungutan suara (TPS) dengan menggunakan metodologi yang mempuni.

"Quick count ini kegiatan yang sudah sangat panjang dipersiapkan, sudah matang berbulan-berbulan," tekannya.

Karena itu, dia meminta semua pihak untuk tidak gampang menuding lembaga survei sudah menyebarkan kebohongan.

"Rasanya tidak ada harganya sama sekali, sudah susah payah, dihargai dengan tukang bohong, hoaks. Rasanya gimana gitu," pungkas Asep. [yip]


Komentar Pembaca
'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00