Bukan Kerahkan Massa, Capres Harus Tunjukkan Leadership

Politik  SABTU, 20 APRIL 2019 , 10:39:00 WIB

Bukan Kerahkan Massa, Capres Harus Tunjukkan Leadership
RMOLSumsel. Setelah Pemungutan Suara Pilpres 2019, capres tidak perlu mengklaim kemenangan. Apalagi dengan memobilisasi massa atau berusaha menggiring opini publik.

Demikian terungkap dari penjelasan akademisi dan praktisi bisnis Rhenald Kasali. Menurutnya, calon presiden harus percaya diri dan menunjukkan jiwa leadership, serta menunggu hasil resmi dari KPU.

Mobilisasi massa maupun opini tidak diperlukan,” ujar Rhenald di Jakarta seperti diberitakan JPNN, Sabtu (20/4).

Rhenald menilai, setiap deklarasi klaim kemenangan hanya akan menimbulkan dorongan serupa dari kontestasi lain. Karena itu, para capres sebaiknya menahan diri dan menghentikan cara-cara yang menyerupai kampanye.

(Karena) tahapan kampanye sudah selesai. Untuk setiap kasus serahkan kepada lembaga hukum. Mari hormati konstitusi. Kalau cinta tanah air, stop! Jadilah manusia dewasa yang memang layak memimpin. Jangan ke kanak-kanakan,” katanya.

Pandangan senada dikemukakan pengamat politik dari Universitas Indonesia Donny Gahral Adian.

Menurutnya, memobilisasi massa untuk memaksakan kehendak di luar jalur hukum yang sah merupakan tindakan inkonstitusional dan berpotensi makar.

People power sebagai mobilisasi massa untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah adalah tindakan berpotensi makar dan inkonstitusional. People power itu untuk menjatuhkan pemerintahan yang otoriter, bukan untuk proses penghitungan suara dalam sebuah pemilu yang demokratis,” katanya.

Donny menilai, masing-masing pihak sebaiknya menahan diri dan menyerah pada kedaulatan rakyat. "Tunjukkan bagaimana berdemokrasi secara dewasa,” pungkas Donny. [ida]

Komentar Pembaca
'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00