Ini Komoditas Baru Indonesia, Sawo Raksasa

Ekonomi  JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 07:05:00 WIB

Ini Komoditas Baru Indonesia, Sawo Raksasa
RMOLSumsel. Keseriusan Pemerintah membangun bidang pertanian, telah membuahkan banyak hasil. Salah satunya penggunan teknologi modern yang memungkinkan petani menghasilkan Sawo Raksasa. Komoditas pertanian ini tak mengenal musim sehingga bisa panen sepanjang tahun.

Hal itu dikemukakan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Suwandi kemarin. Menurut dia, Sawo Raksasa yang dikembangkan di Magelang, Jawa Tengah kebanyakan jenis magana, loreta, havana dan qiwes. Berat sawo raksasa bisa di atas dua kilogram per buah yang rasanya mirip ubi Cileumbu.

"Sawo raksasa sudah dikembangkan lima tahun. Sepanjang waktu berbuah terus tidak mengenal musim. Buahnya dari kembang sampai bisa dipanen kurang lebih sembilan bulan," tutur Suwandi saat mengunjungi tempat pembibitan sawo di Dusun Teki, Desa Kebonrejo, Kecamatan Salaman, Magelang seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (19/4).

Pengelola pembibitan sawo, klengkeng dan alpukat Mugiyanto yang mendampingi dirjen hortikultura mengatakan, terdapat 30 jenis klengkeng yang dikembangkan. Diantaranya Klengkeng Kateki, Itoh, Mata Lada, dan Merah yang produksinya setiap tahun mencapai 130 ribu batang.

Teknik persilangan atau perbanyakan bibit klengkeng yang dilakukan ada empat teknik, yakni sambung sisip, tempel mata, sambung pucuk, dan sambung susu.

"Teknik sambung sisip membutuhkan waktu 20 sampai 30 hari. Sambung mata butuh waktu yang lebih lama 25 sampai 35 hari. Keberhasilan sambung pucuk tergantung cuaca dan sambung susu butuh waktu 1,5 bulan," jelas Mugiyanto.

Pembibitan buah yang dikembangkannya juga alpukat. Terdapat beberapa jenis alpukat seperti kendil dan aligator.

Alpukat Kendil sudah dilepas varietasnya. Berat buahnya mencapai 1,5 hingga 2,5 kilogram per buah dan satu pohon umur tujuh tahun bisa berbuah di atas satu ton per tahun yang berbuah sepanjang waktu. Harga buah di petani Rp 35.000 per kilogram.

"Ada juga Alpukat Aligator berat 0,9 sampai 1,5 kilogram per buah. Bisa berbuah di atas satu ton per pohon per tahun," ujar Mugiyanto. [ida]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00