KPU Tak Punya Anggaran Untuk Anggota KPPS Yang Meninggal

Politik  KAMIS, 18 APRIL 2019 , 23:00:00 WIB

KPU Tak Punya Anggaran Untuk Anggota KPPS Yang Meninggal

Ketua KPU, Arief Budiman/net

RMOLSumsel. Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya telah mengajukan anggaran untuk menjamin asuransi para petugas dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Namun sayangnya tidak disetujui.

Hal itu disampaikan Ketua KPU, Arief Budiman menanggapi adanya beberapa anggota KPPS yang meninggal dunia akibat kelelahan saat bertugas dalam pemungutan suara.

"KPU ketika menyusun anggaran sudah mengajukan agar ada anggaran untuk asuransi. Tetapi ketika pembahasan itu tidak disetujui. Ya jadi artinya enggak ada anggaran asuransi untuk mereka," ungkap Arief di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis (18/4).

Dengan ini, Arief menekankan adanya dukungan dari semua pihak untuk mendukung pemilu berjalan lancar. Arief juga menekankan bahwa tugas KPPS tidaklah ringan.

"Ya syarat-syaratnya kan ada. Makanya ini harus kita support semua. KPU beserta jajarannya termasuk bawahannya itu sangat berat fisik dan mental. Maka kita harus support, dukung mereka supaya mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan lancar," tandasnya.D

Dalam proses pemilu pada Rabu (17/4), beberapa kabar duka datang dari para petugas KPPS berdasarkan data yang dihimpun Kantor Berita Politik RMOL.

Beberapa di antaranya adalah DF (41) yang bertugas di TPS 03, Jalan Biawan, Gang Semangat 10, RT 7 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Kalimantan Timur meninggal dunia setelah selesa menjalankan tugas di TPS pada Kamis pagi.

Selain itu juga AS, Ketua KPPS TPS 017 yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 017 Tamansari, Jakarta Barat meninggal akibat sakit dan kelelahan.

Adapun AS (40) anggota KPPS di TPS 04 Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Agus Susanto (40) meninggal dunia saat beristirahat usai melakukan tugasnya dan sempat mengantarkan kotak suara ke kelurahan. [yip]


Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00