Polri Harap Para Elite Tak Sampaikan Narasi Provokatif

Sosial  KAMIS, 18 APRIL 2019 , 22:29:00 WIB

Polri Harap Para Elite Tak Sampaikan Narasi Provokatif
RMOLSumsel. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) meminta para elite untuk tidak menyampaikan narasi-narasi yang bersifat provokatif dalam menyikapi hasil Pemilu 2019.

Ya kita harapkan ke tokoh-tokoh untuk sabar tenang semua. Juga masyarakat sesuai instruksi Presiden, sabar, tenang menunggu pengumuman resmi KPU sebagai lembaga resmi yang punya kompetensi mengumumkan hasil pemilu,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/4).

Polri mengingatkan, untuk pelaku yang dianggap melakukan provokasi dapat dijerat dengan pasal 14 dan 15 UU No 1/1946 dan UU ITE pasa 28 dan 45 dengan ancaman di bawah empat tahun penjara.

Dedi menegaskan polisi tidak akan tebang pilih dalam melakukan penegakan hukum. Ia menyebut polisi akan bertindak sesuai dengan fakta hukum yang ditemukan.

"Murni berdasarkan fakta hukum, kita tak lihat afiliasi, fakta hukum itu perbuatan harus dipertanggungjawabkan oleh seseorang yang melakukan itu, siapapun yang terbukti melanggar hukum dia harus bertanggung jawab," pungkasnya. [yip]


Komentar Pembaca
'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00