Belum Lakukan Perombakan Jabatan, Harnojoyo : Pemilu Lebih Spesial

Politik  KAMIS, 18 APRIL 2019 , 09:59:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Belum Lakukan Perombakan Jabatan, Harnojoyo : Pemilu Lebih Spesial

Harnojoyo/RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Meski telah diperbolehkan untuk melakukan perombakan jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Walikota Palembang, Harnojoyo masih belum mau membocorkan rencana pelantikan besar-besaran yang akan dilakukannya.

Orang nomor satu di Kota Palembang ini beralasan, saat ini pihaknya masih menyelesaikan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu). Apalagi untuk jabatan yang kosong di lingkungan Pemkot Palembang saat ini sudah dijabat oleh Plt (Pelaksana tugas).

"Pemilu kan lebih spesial, sedangkan untuk pelantikan harus dijabat oleh orang-orang berpengalaman dibidangnya. Saat ini jabatan kosong sudah diisi oleh Plt. Artinya tidak mengganggu daripada tugas," terangnya.

Harnojoyo mengatakan, masih mempersiapkan nama-nama yang akan dilantik, untuk menduduki kursi jabatan dalam mewujudkan program serta visi misinya kedepan.

"Belum, tapi akan kita siapkan," terangnya.

Meski begitu, untuk pelantikan harus dilakukan, karena memang sampai Agustus nanti ada sekitar tujuh pejabat eselon II yang pensiun.

"Sekarang ada beberapa jabatan yang kosong, seperti Asisten II, Staff Ahli, Dinas Kebudayaan, Dinas Perindustrian, termasuk BK-PSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia). Sampai Agustus nanti ada tujuh yang kosong," terangnya

Harnojoyo juga mengaku, pelantikan dapat dilakukan cepat jika Sekretaris Daerah (Sekda) dapat menyelesaikan administrasinya, maka dalam waktu dekat dapat dilaksanakan.

"Tanya Sekda, kalo administrasinya sudah disiapkan maka bisa segera kita lakukan," tandasnya.

Sementara itu, Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan untuk pelantikan kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) dan mengisi kekosongan jabatan esellon II seperti stafd ahli, asisten dan kepala OPD yang pensius.

Dimana, untuk kursi eselon II, ada lima yang kosong, itu bisa diisi dengan mekanisme pansel terbuka dan tertutup. Jika memang pansel tertutup maka cukup dengan rolling antar jabatan, sedangkan pansel terbuka dilakukan melalui tahapan seperti asesment yang cukup banyak memakan waktu.

"Artinya yang kosong bisa kita isi dari yang sedang menjabat sekarang

Dewa menerangkan, saat ini masih menyusun proses adminiatrasi, termasik rencana perombakan yang akan dilakukan. Jika memang pansel terbuka, maka membutuhkan proses sampai dengan satu bulan. Tapi mayoritas banyak dari esellon III yang sudah mengikuti asessment.

"Kita masih menunggu mempersiapkan administrasinya termasuk apakah akan dilakukan pansel terbuka atau tertutup. Tapi kita targetkan pelantikan sebelum Mei sudaj dilakukan," tandasnya.[sri]










Komentar Pembaca
'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00