Soal Kerugian Pengguna Jargas SP2J

Lembaga Konsumen Dan BPK Harus Terlibat

Sosial  SENIN, 15 APRIL 2019 , 21:59:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Lembaga Konsumen Dan BPK Harus Terlibat
RMOLSumsel. PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) diminta melakukan pengembalian kerugian masyarakat pengguna jaringan gas (Jargas) secara utuh. Hal itu disampaikan ketua Fraksi Hanura Amanat Bulan Bintang (Habb) Chandra Darmawan.

"Atas kerugian masyarakat pengguna Jargas itu, ada kewenangan lembaga konsumen untuk mempertanyakannya. Kita lihat sekarang, benar atau tidak, sudah ambil uang masyarakat sekian rupiah, pengembaliannya diangsur," terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Chandra, proses pengembaliannya juga, harus mendapat persetujuan dari pihak berwenang lain seperti BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Karena hal itu terkait dengan kerugian masyarakat banyak.

"Yang dirugikan SP2J ini bukan tidak sedikit. ada sekitar 600p an pemgguna jargas yang dirugikan. Jadi proses pengembaliannya harus jelas, tidak bisa hanya cicil-cicil. BPK dan lembaga konsumen harus awasi," terangnya.

kenaikan tarif Jargas tanpa dasar hukum yang dilakukan oleh PT SP2J itu tidak ada melibatkan DPRD Palembang.

"Kami juga mempertanyakan uang hasil Jargas itu masuk kerening mana ?, Harusnya Pemkot mengecek, kelebihan uang pembayaran tarif bulanan oleh pengguna Jargas itu masih tersedia atau tidak. Jangan sampai ujung-ujungnya jadi beban Pemkot Palembang proses pengembalian kerugian rakyat itu," katanya.

Ia mengingatkan, bahwa, uang penyertaan modal dari PAD Pemkot Palembang untuk PT SP2J adalah untuk subsidi Transmusi bukan untuk sektor usaha lain yang tergabung dalam SP2J.

"Perlu dicatat, subsidi yang dilakukan Pemkot melalui PAD terhadap PT SP2J sebagian besar adalah subsidi untuk oprasional Transmusi, tidak boleh ada pengalihan ke yang lain. Ini Pemkot harus lebih teliti. Jangan sampai uang yang dikeluarkan sia-sia," tandasnya. [sri]



Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00