Melayat..Gubernur Merasa Kehilangan Guru Kharismatik

PEMPROV SUMSEL  MINGGU, 07 APRIL 2019 , 09:15:00 WIB

Melayat..Gubernur Merasa Kehilangan Guru Kharismatik
RMOLSumsel. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru melayat ke rumah duka sekaligus menghadiri yasinan Almarhun KH Dimyathi Dahlan, Rais Syuriah PWNU Sumsel dan pengasuh Pondok Pesantren Al- Falah, di Desa Sumber Mulyo Kecamatan Buay Madang Kabupaten OKU Timur tadi malam, Sabtu (6/4).

Gubernur dalam sambutannya mengaku terkejut ketika di perjalanan, ia mendapat kabar wafatnya Alm KH Dimyathi Dahlan. Saat itu pula spontan, dia  merasakan sangat kehilangan tokoh kharismatik serta guru pembimbing baginya dan bagi  masyarakat Provinsi Sumsel.

Artinya kehilangan itu bukan saya sendiri yang merasakan tapi kita semua, kita sebagai warga NU dan Saya juga sekaligus ketua ISNU, mengajak semua untuk bersama- sama meguatkan hati agar sepeninggal beliau NU tetap solit dan bersatu bahwa kita ini adalah ormas yang terbesar di Indonesia bahkan dunia,”ungkapnya

Ia berharap, sepeninggalan KH Dimyathi,  Ponpes dan silaturahmi yang Ia bangun selama ini tetap terjaga seperti sediakala. Khususnyan Ponpes Al Falah yang tentu harus ada berkesinambungan.  Sedangkan untuk  keluarga, teman, sahabat, kerabat yang ditinggalkan, lanjut Herman Deru agar  dapat lebih   ikhlas dan jangan berlarut dalam kesedihan.

Jangan sampai nanti karena abah wafat kegiatan belajar dan mengajar terganggu. In Syaa Allah sudah cukup bekal abah menghadap sang ilahi. Saya minta apa yang sering didengungkan abah mengenai silaturahmi jangan sampai putu. pasantren ini harus tetap dijaga bahkan kalau bisa Pondok pesantren ini berkegiatan yang lebih dari apa yang dilakukan abah,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama pula Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini menghimbau keluarga besar dari KH. Dimyathi Dahlan untuk tidak segan-segan menghubungi teman-teman abah, karena kalau tidak hal tersebut merupakan cikal dan bakal putusnya silaturahmi.

Tugas kalian tidak segan-segan untuk mencari saudara-saudara abah, teman, sahabat dan kerabat abah. Kalau kalian tidakmencoba mencari itu maka inilah cikal bakal putusnya silaturahmi,” pungkasnya.

Sementara putra dari almarhum yakni  Muhammad Qoiduzzuhad mengucapkan terimakasih atas perhatian Gubernur Sumse H. Herman Deru ditengah-tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, masih menyempatkan hadir

Diakatakannya, KH. Dimyathi Dahlan menghembuskan nafas terakhirnya pada siang hari Jum’at pukul 09.15 menit meninggal dunia di Semarang, kesehatan KH. Dimyathi Dahlan memang sejak lima tahun terakhir menghidap penyakit jantung hipertensi.

Ribuan terimakasih atas kedatangan  Bapak Gubernur di Pesantren Al-Ffalah, Bapak meninggal itu setelah sakit yang agak lama sekitar 5 tahun,” katanya. [ida]

Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00