PBB Tak Tempuh Jalur Hukum Meski Habib Rizieq Tuding Yusril Pendusta

Hukum  RABU, 03 APRIL 2019 , 21:00:00 WIB

PBB Tak Tempuh Jalur Hukum Meski Habib Rizieq Tuding Yusril Pendusta
RMOL. DPP Partai Bulan Bintang belum berencana melakukan langkah hukum terkait dengan tudingan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab yang menyebut Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra bohong soal keislaman Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.
Memberikan hak jawab adalah yang terbaik karena kami masih saling menghormati seperti saya sampiakan bahwa keduanya (Rizieq dan Yusril) adalah sama-sama tokoh umat Islam, sama-sama berjuang dengan menyejahterakan Indonesia dan umat Islam," ujar Kabid Pilpres DPP PBB, Sukmo Harsono di Kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (3/4).

Untuk saat ini, Sukmo masih menunggu respon Habib Rizieq untuk meralat pernyataannya yang telah mengaggap Yusril melakukan kebohongan lantaran menyebut pernah meragukan keislaman Prabowo.

"Maka, apabila dalam konpers ini beliau kemudian menarik ucapannya dan mengakui sudah terjadi percakapan dari beliau (HRS) yang menyatakan pasangan paslon diusung, maka bisa jadi Prof Yusril akan berjiwa besar," jelas Sukmo.

Lebih lanjut, anak buah Yusril itu meyakini bahwa bukti chat percakapan antara Habib Rizieq dan Yusril yang telah di print out itu sudah cukup menjadi lanadasan yang kuat.

"Mungkin percakapan tidak mudah dilihat jejak digitalnya, tapi WA sangat mudah di-track jejak digitalnya. Bukti WA adalah bukti otentik dan fakta yang tidak terbantahkan tentang pernyataan yang meragukan salah satu paslon yang disampaikan oleh beliau Habib," paparnya.

"Catat ya, yang terbiasa berbohong tidak mengakui chat siapa sebenarnya, ini alat bukti, chat yang diprint out," tutupnya.  [yip]


Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00