Salim Said: Semua Dijadikan Teroris, Pak Wiranto Berlebihan

Politik  SABTU, 23 MARET 2019 , 14:45:00 WIB

Salim Said: Semua Dijadikan Teroris, Pak Wiranto Berlebihan
RMOLSumsel. Wacana yang dilontarkan Menko Polhulam Wiranto terkait penggunaan UU Terorisme untuk menjerat pelaku hoax dan penyebar ujaran kebencian dinilai terlalu berlebih-lebihan dan akan menimbulkan persoalan baru.

Pakar politik Prof. Salim Said secara tegas mengatakan, wacana tersebut justru mereduksi peran dari aparat kepolisian. Sebab, penggunaan UU Terorisme mesti menggunakan Densus 88.

"Berlebih-lebihan pak Wiranto itu. Kalau ditindak pakai UU Terorisme, itu kan pake Densus 88, lah polisi-polisi biasa apa kerjanya? Mabes Polri apa?" kata Salim kepada Kantor Berita Politik RMOL di sela-sela diksusi di kawasan Cikini, Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (23/3).

Dia menjelaskan, penyebar hoax dan pelaku teror memiliki dua makna yang berbeda secara filosofis. Dengan demikian pelaku teror tidak bisa disamakan dengan penyebar hoaks.

"Ini kan soal hoax ini kan fenomena baru, barang baru. Itu menunjukkan ada yang enggak beres dalam masyarakat kita," sebut Salim.

Dia pun memprediksi, setelah Pemilu fenomena hoax tidak akan berhenti. Karenanya, perlu juga dirkursus tentang definisi hoax secara filosofis.

"Jadi jangan dikira bulan depan setelah Pemilu, itu enggak ada, masih ada, dan akan berubah. Penyebaran kebencian saja harus dirumuskan dengan baik. Jangan karena mengritik lalu dianggap menyebarkan kebencian. Itu harus diputuskan di depan hakim (pengadilan)," tegasnya.

Lebih lanjut, Salim menegaskan bahwa jangan terkesan memaksakan menjelang Pemilu kemudian fenomena sosial disamaratakan dengan teroris.

"Sekarang semua dijadikan teroris. Lah itu kan berlebih-lebihan. Pak Wiranto itu orang baik. Ya dia enggak ngerti saja apa yang dia katakan. Itu aja," pungkasnya. [sri]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Daerah11 September 2019 13:36

Sepele, Pria Ini Duel Maut dengan Paman dan Tewas
Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Daerah11 September 2019 15:33

Pulang Kampung, Ketua KPK Ziarah ke Makam Orangtuanya
2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

Kriminal12 September 2019 18:33

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Sriwijaya FC16 September 2019 11:30

Siang Ini DPR Bentuk Pansus Pemindahan Ibukota
Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Investigasi16 September 2019 10:52

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Politik16 September 2019 10:29

Atlet Lampung Ikuti Kejuaraan Bulutangkis di Rusia