Randi Wijaya Ternyata Tewas Tertembak Bukan Jatuh Dari Pohon

Oleh: Sri Prades

Kriminal  JUM'AT, 22 MARET 2019 , 13:30:00 WIB

Randi Wijaya Ternyata Tewas Tertembak Bukan Jatuh Dari Pohon

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Masyarakat Kota Lubuklinggau mungkin masih ingat dengan penemuan jasad Rendi Wijaya (17) warga Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Lubuklinggau Utara di dalam kebun karet pada 28 Januari 2017 silam yang diduga tewas karena terjatuh dari pohon.

Setelah diusut tuntas oleh Polsek Lubuklinggau Utara ternyata, Rendi Wijaya tewas tertembak menggunakan kecepek atau senjata api rakitan oleh Karmadona alias Dona (29) warga Jalan Batu Pepe Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

Tersangka Dona diringkus polisi pada Kamis (21/3/2019) saat pulang ke Lubuklinggau setelah sebelumnya melarikan diri ke Muratara.

Awalnya kematian Rendi Wijaya diduga disebabkan  karena terjatuh saat mencari rotan di dalam hutan, setelah dilakukan visum keesokan harinya langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.

Kasus ini terungkap karena polisi menemukan beberapa kejanggalan saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapat informasi bahwa korban tewas karena dibunuh.

"Dari hasil penyelidikan  unit reskrim Polsek bahwa ada beberapa kejanggalan di TKP dan juga anggota unit reskrim mendapat informasi bahwa korban meninggal diduga dibunuh dengan cara ditembak pakai senpira (kecepek)," terang Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono didampingi Kapolsek Lubuklinggau Utara,AKP Horison Manik, Jumat (22/3).

Dilanjutkan Kapolsek, dari hasil gelar kasus baik di tingkat polsek dan juga di tingkat polres serta hasil penyelidikan dan penyidikan dan dari alat bukti yang didapat maka penyidik menyimpulkan bahwa kasus tersebut korban meninggal bukan karena kecelakaan sendiri, melainkan  tindak pidana pembunuhan dan dapat melacak siapa pelakunya.

"Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan-pemeriksaan terhadap saksi-saksi,gelar perkara di polsek dan di polres serta petunjuk lainnya, penyidik meyakini salah satu pelakunya adalah Dona, kemudian mendapatkan informasi dari warga kalau Pelaku Dona sudah kembali ke Lubuklinggau sehingga langsung dilakukan penangkapan," terang Kapolsek.

Penangkapan tersangka Dona dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara Aiptu M Hasrul Bahri  bersama Personil Unit Reskrim lainnya dan tersangkapun berhasil ditangkap di rumahnya tanpa melakukan perlawanan.

Tersangka Dona mengakui perbuatannya bahwa tersangka tidak sengaja menembak korban karena pada saat itu tersangka bersama dengan tersangka inisal I (DPO) sedang berburu babi dan dia  mengira bahwa saat itu melihat korban dari jarak sekitar 5 meter di dalam hutan posisinya adalah seperti binatang babi.

Tersangka Dona,  langsung spontan menembak ke arah korban sebanyak satu kali dengan menggunakan senjata api rakitan laras panjang isi peluru satu buah dan ketika kedua tersangka mendekati sasaran ternyata yang ditembak tersebut bukanlah babi, melainkan Rendi yang tidak dikenal oleh kedua tersangka yang sudah terkapar dan tidak bergerak lagi.

Melihat kejadian itu kedua tersangka langsung kabur memisahkan diri masing-masing melarikan diri dan untuk tersangka Dona melarikan diri ke arah Kecamatan Rupit Kabupaten  Muratara sedangkan untuk Tersangka  inisial I (DPO) informasinya melarikan diri  ke daerah lain. [sri]



Komentar Pembaca
Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

SENIN, 15 JULI 2019 , 14:53:43

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

JUM'AT, 12 JULI 2019 , 14:15:15

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:38:25

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00