Tidak Semua Informasi Bisa Dipertanggungjawabkan di Era Digital

Daerah  KAMIS, 21 MARET 2019 , 12:50:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Tidak Semua Informasi Bisa Dipertanggungjawabkan di Era Digital
RMOLSumsel. Era digital yang dikenal sebagai era revolusi industri 4.0 berdampak besar pada berbagai sendi kehidupan manusia. Pesatnya perkembangan informasi, menjadikan masyarakat ‘dibanjiri’ beragam informasi, khususnya melalui media sosial.

Akademisi Magister Ilmu Komunikasi Unila, Dr Andy Corry Wardhani MSi menyebut dalam era industri komunikasi, fenomena dicirikan dengan meleburnya batas berbagai jenis media massa konvensional, seperti surat kabar, majalah, radio, televisi dan film.

Media ini disebutnya hadir bersama dalam satu ruang yang difasilitasi teknologi internet. Namun, banyaknya informasi menimbulkan kebingungan di masyarakat. Tidak semua informasi yang ada bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Andy.

Hal ini disampaikannya dalam seminar nasional bertema Tren Public Relations, Media dan Inovasi Pemerintahan, di Aula Universitas Baturaja, yang diselenggarakan Fisip Unbara.

Menurutnya, komunikasi dan informasi yang baik harus disampaikan. Ini menjadi penting. Karena informasi yang disampaikan akan berdampak kepada penerima pesan.

Narasumber lain, Prof Isna Wijayani PhD mengatakan dalam dunia public relation (PR), kegiatan komunikasi menjadi begitu penting. Karena di dalamnya ada proses berbicara, menulis, dan bertemu orang lain. PR ini juga harus punya kemampuan berbicara dan tatap muka langsung,” katanya.

Dalam era digital, sebagai era internet hadir di tengah pesatnya teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini juga berkaitan dengan berbagai produk pemasaran. Bagaimana suatu usaha dengan komunikasi yang disampaikan bisa lebih dikenal masyarakat. Tentu perlu belajar membuat suatu produk yang menarik,” katanya.

Apakah dengan content produk yang menyentuh, sehingga orang mau mencoba produknya. Termasuk pengenalan produk melalui dunia maya. Kaitannya itu, tiap individu yang ada di dalamnya perlu motivasi diri dan punya skill lebih, menguasai ilmu dan teknologi.

Ketua Pelaksana kegiatan Yunizir Djakfar MIP mengatakan, seminar tersebut sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dies natalis Fisip Unbara.

Dalam seminar tersebut, lanjutnya, menghadirkan para pakar di bidangnya, seperti Dr Andy Corry Wardhani MSI, Dr Ari Darmastuti MA, Prof Isna Wijayani PhD. [yip]

Komentar Pembaca
Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

SENIN, 15 JULI 2019 , 14:53:43

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

JUM'AT, 12 JULI 2019 , 14:15:15

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:38:25

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00