Pemakaman Talang Krikil Dipenuhi Sampah

Politik  SELASA, 19 MARET 2019 , 22:44:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Pemakaman Talang Krikil Dipenuhi Sampah
RMOLSumsel. Dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan, tidak menbuat pemakaman Tionghoa Talang Kerikil Kenten bersih dari sampah.

Tumpukan sampah yang memenuhi area makam, membuat kawasan tersebut terlihat tidak sedap, terutama masyarakat yang berada di kawasan serta melintas disana.

Mendengar banyaknya keluhan masyarakat, sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang pun turun langsung melihat lokasi hari ini, Selasa (19/3/19).

"Kami mendapat laporan masyarakat, dilokasi pemakaman Tionghoa dipenuhi sampah, ketika saya cek, memang benar. Banyak sampah berserakan dilokasi. Bahkan, sampah juga ada diatas pemakaman," ungkap Anggota Komisi III DPRD Palembang Hardi saat turun kelapangan.

Melihar kondisi tersebur, Hardi pun berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup dan kebersihan kota (DLHK) Palembang, dan langsung ditindaklanjuti dibantu warga.

"Saya berharap DLHK Palembang bersama pihak UPTD, kelurahan maupun Kecamatan harus rutin melakukan sosialisasi pada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Jangan sampai ada sampah menumpuk," imbuhnya.

Hardi berharap DLHK peka terhadap kebersihan Kota Palembang, termasuk makam talang krikil. Karena di lokasi ini sering diadakan kegiatan, seperti yang akan berlangsung dalam waktu dekat, yakni kegiatan Ceng Beng 2019 atau ritual tahunan etnis Tionghoa untuk bersembahyang dan ziarah kubur sekaligus penghormatan bagi leluhur.

"Sebentar lagi, tepatnya 5 April akan dilaksanakan Ceng Beng 2019. Kami minta DLHK Palembang memaksimalkan kinerjanya agar pemakaman jadi perhatian serius. Bayangkan saja, lokasi pemakaman Tionghoa ini jadi tempat pembuangan sampah sembarangan dengan jumlah besar. Kami minta ini jadi perhatian serius, tegakkan Perda Palembang , karena kita sudah ada perda khusus apabila ada warga kedapatan membuang sampah sembarangan, ada sangsi pidana dan denda berupa uang," harapnya.

Pria keturunan Tionghoa pertama yang duduk di kursi DPRD Palembang ini menambahkan, dalam acara Ceng Beng tersebut, nantinya tidak hanya diikuti oleh warga lokal saja, tapi banyak juga dari daerah lain di Indonesia. Bahkan, dari luar negeri.

"Ceng Beng ini merupakan kegiatan rutin warga Tionghoa, jadi nanti warga Tionghoa akan berkumpul di pemakaman talang kerikil, tentu hal ini juga menjadi pemasukan daerah," tandasnya. [yip]

Komentar Pembaca
Jika KPU Tak Netral, People Power Bisa Terwujud
Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

SENIN, 22 APRIL 2019 , 15:00:00

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00