Sopir Angkot Minta Grab Angkat Kaki dari Linggau

Daerah  SELASA, 19 MARET 2019 , 20:30:00 WIB | LAPORAN: SRI PRADES

Sopir Angkot Minta Grab Angkat Kaki dari Linggau
RMOLSumsel. Kehadiran Grab di Kota Lubuklinggau selalu dikeluhkan para sopir angkutan umum atau angkutan kota (angkot), dan ojek pengkolan.

Kehadiran Grab di bumi Sebiduk Semare yang berkisar 7-8 bulan ini dianggap mengurangi hasil narik para sopir angkot dan dinilai menganggu kenyamanan dijalan raya.

" (Grab) menyusahkan kita angkot-angkot ini, penghasilan bekurang, karena penumpang berkurang,"keluh,Novi salah seorang sopir angkot kuning di terminal kalimantan,Selasa (19/3).

Diterangkannya, semenjak ada Grab di Lubuklinggau pengunjung pasar tidak mau lagi anak angkot,alhasil pendapatan mereka berkurang gegara perusahaan yang bermarkas di Singapura tersebut.

Novi meminta pemerintah mencabut Grab di Lubuklinggau agar penghasilan mereka dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka.

" Cabut saja, karena kami tekor (rugi) sekarang, penumpang lari ke Grab kareno ujinyo lemak ado ac kito angkot dak katek,grab sampe depan rumah kito angkot idak, kami rugi laju, karno hargo jugo grab merugikan kami,"tegasnya.

Sementara itu,Kamal salah seorang tukang Ojek Pengkolan di Depan Masjid Agung As-Salam Lubuklinggau meminta agar driver Grab tidak meresahkan dengan ngebut dijalanan.

" Penumpang itu takut, takut tumbur Grab lah, kareno galak ngebut,kalu pacak jangan ngebut-ngebut jangan sampai terjadi cak itu,"pungkasnya. [yip]



Komentar Pembaca
Jika KPU Tak Netral, People Power Bisa Terwujud
Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

SENIN, 22 APRIL 2019 , 15:00:00

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00