Aduuh ! Sekdes Kok Rampas Motor Warga

Kriminal  SELASA, 19 MARET 2019 , 09:57:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Aduuh ! Sekdes Kok Rampas Motor Warga

Tersangka / RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Diduga telah merampas sepeda motor milik London Simun Mura (28) warga Desa Kepayang Kecamatan Peninjauan, oknum Sekertaris Desa (Sekdes) Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Antoni alias Toni (41), kini meringkuk di balik jeruji besi Polres OKU.

Tersangka tak sendirian, ia ditangkap bersama salah temannya yakni Dika Budi Anta (28) yang juga tercatat sebagai warga Desa Gunung Meraksa Kecamatan Lubuk Batang. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan di Unit Pidana Umum Satreskrim Polres OKU.

Kapolres OKU, AKBP Dra NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim, AKP Alex Andriyan mengungkapkan, kasus perampasan sepeda motor tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 Wib di Simpang 4 Sukajadi Kecamatan Baturaja Timur pada Minggu (18/3) lalu.

"Tersangka ada dua orang dan satu diantaranya merupakan Sekdes Gunung Meraksa,” ujar Widayana.

Dikatakan Widayana, peristiwa tersebut bermula saat korban bersama teman wanita yang merupakan biduan, manggung di sebuah acara orgen tunggal di Desa Lubuk Batang Kecamatan Lubuk batang.

Tersangka sempat bergoyang dengan sang biduan namun tersangka meminta lebih dari goyang diatas panggung. Tetapi rayuan gombalnya langsung ditolak sang biduan.

Saat pulang, korban dan sang biduan dibuntuti oleh kedua tersangka hingga sampai di TKP. Lalu tersangka Toni menendang sepeda motor korban hingga terjatuh.

Saat itu juga tersangka sempat bergulat dengan korban, namun korban kalah dan berlari menyelamatkan diri. Sementara tersangka mengambil sepeda motor korban.

Korban ditinggalkan di TKP namun sepeda motor dibawa oleh kedua pelaku kabur, kemudian korban melapor dan langsung kita lakukan penyelidikan dan menyebar informasi ke Polsek jajaran,” kata Widayana.

Tersangka ditangkap saat hendak membuat laporan ke Polsek Lubuk Batang dan pada saat itu tersangka datang menggunakan sepeda motor yang sebelumnya dibegal oleh tersangka.

Anggota polsek kemudian berkoordinasi dengan anggota buser dan langsung menangkap tersangka,” jelas Widayana.

Tersangka akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman diatas 5 tahun penjara. Tak hanya itu tersangka juga terancam dipecat dari jabatanya sebagai sekretaris desa.

Sementara itu tersangka Toni berdalih jika saat itu handphone miliknya diambil oleh biduan, sehingga dikejarnya.

Menurutnya, datang ke Polsek Lubuk batang untuk mengembalikan sepeda motor korban. Biduan itu nyopet HP ku, mangkonyo ku kejar. Minggu pagi itu aku nak nganter motor ke Polsek sekalian buat laporan hp ku dicopet,” pungkasnya. [irm]

Komentar Pembaca
Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

SENIN, 15 JULI 2019 , 14:53:43

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

JUM'AT, 12 JULI 2019 , 14:15:15

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:38:25

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00