Terungkap, Bidan Y Tidak Diperkosa

Kriminal  SENIN, 18 MARET 2019 , 20:26:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

Terungkap, Bidan Y Tidak Diperkosa
RMOLSumsel. Setelah melakukan penyelidikan selama satu bulan lebih akhirnya Kepolisian Daerah Sumsel berhasil mengungkap kasus dugaan pemerkosaan disertai perampokan terhadap bidan Y di Ogan Ilir, Sumsel. Polisi menangkap 2 tersangka yakni Royhan (29) warga Desa Simpang Pelabuhan Dalam, dan Marozi (31) warga Dusun I, Desa Muara Dua, Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, penangkapan berawal dari penyelidikan Ditreskrimum Polda Sumsel yanf berhasil mendeteksi keberadaan ponsel korban. Polisi pun berhasil menangkap Marozi dengan barang bukti berupa telepon genggam korban.

"Kami mengecek melalui imeinya dan benar meskipun telah berganti nomor," ujar Kapolda, Senin (18/4).

Tim pun kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku utamanya yakni Royhan. Dari hasil pemeriksaan pelaku pun mengakui perbuatannya dan dirinya merupakan pelaku tunggal atas kejadian tersebut. Sementara Marozi merupakan penadah barang curian.

Royhan juga sempat berusaha melarikan diri saat akan ditangkap sehingga tim pun memberikan tembakan di kaki tersangka untuk melumpuhkannya.

Dari hasil penyelidikan diketahui jika pelaku menggunakan benda keras melakukan aksi pencabulan.

Kapolda berujar, dari hasil penyelidikan dan investigasi Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) memang tidak ada bukti atau tanda-tanda dilakukan pemerkosaan.

Seperti, tidak ditemukan sperma ditubuh korban dan juga tidak ditemukan bulu kemaluan pelaku. Seharusnya jika memang kasus tersebut pemerkosaan maka seharusnya ada tanda-tanda tersebut.

Dari situ, pihaknya menyimpulkan ada dugaan jika dilakukan menggunakan alat keras sehingga tidak ada tanda-tanda pemerkosaan.

"Ternyata benar, tersangka menggunakan jarinya sehingga tidak ada tanda-tanda tersebut," ujar Kapolda.

Ditambahkannya, saat melakukan aksi pelaku juga sempat memukul wajah korban sebelah kiri hingga akhirnya pingsan.

Namun, anak korban pun menangis hingga tersangka pun mengambil telepon genggam dan uang sebesar Rp400 ribu milik korban dan melarikan diri.

Polisi menjerat pelaku dikenakan pasal 365 tentang perampokan dengan kekerasan. Namun, pihaknya masih berkoordinasi dengan jaksa apakah nantinya akan diakumulasikan dengan kasus pencabulan.

"Kami masih akan mendalami kasus ini, apakah sudah terencana atau tidak," kata dia.

Sementara tersangka Royhan membantah telah melakukan pemerkosaan seperti yang dilaporkan korban ke polisi. Dia mengaku niat memerkosa batal dilakukan lantaran anak korban menangis.

"Cuma pakai jari, saya masukkan ke kemaluannya, terus payudaranya saya remas-remas. Tadinya mau saya perkosa, gara-gara anaknya nangis terus batal," ungkap tersangka Royhan.

Setelah batal memperkosa, tersangka mengacak-acak lemari korban dan menemukan ponsel Nokia 105 dan uang Rp 400 ribu. Kemudian, dia kabur melalui jendela.

Tersangka mengaku muncul niat melakukan pencurian saat pulang kerja dan berteduh di depan Puskesdes yang ditempati korban karena sedang hujan deras. Dia pun mengambil besi behel untuk mencongkel jendela dan akhirnya berhasil.

Begitu berada di dalam, tersangka melihat korban sedang tidur pulas di kamar bersama anaknya. Kemudian, tersangka membekap mulut korban agar aksinya tidak ketahuan.

"Saya beraksi sendirian. Waktu saya bekap itu, dia teriak-teriak, melawan. Jadi mukanya saya tonjok dua kali, terus dia pingsan," kata dia.

Dalam kondisi pingsan itu, tersangka menanggalkan seluruh pakaian korban. Lalu tersangka memeras payudara dan memasukkan jari tangannya ke kemaluan korban.

"Anaknya bangun, nangis-nangis terus. Saya urungkan memperkosanya," akunya.

Polisi menyita barang bukti berupa kain yant digunakan tersangka untuk menutup mulut korban agar tidak berteriak.

Seperti diketahui, Bidan Y (25) warga Kabupaten Ogan Ilir ini menjadi korban pememrkosaan dan perampokan saat berada di Poskesdes tempat dirinya bekerja. Akibat kejadian tersebut, korban pun mengalami trauma serta beberapa barang berharganya pun dibawa oleh pelaku. [yip]



Komentar Pembaca
Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

SENIN, 15 JULI 2019 , 14:53:43

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

JUM'AT, 12 JULI 2019 , 14:15:15

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:38:25

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00