Debat Ekonom Syari'ah vs Pengusaha Sukses

Kedipan Mata Rosyida  MINGGU, 17 MARET 2019 , 16:23:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Debat Ekonom Syari'ah vs Pengusaha Sukses
MALAM ini, Minggu (17/3), dua calon Wakil Presiden Pilpres 2019 KH Ma'ruf Amin dan Sandiaga S Uno akan tampil di Debat III Pilpres 2019 untuk  Cawapres.  Di debat bertema Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sosial, dan Budaya ini kedua cawapres akan memaparkan visi-misi serta program mereka.

Mengenai kekuatan masing-masing cawapres, beberapa pengamat mengunggulkan Sandi. Mereka menganggap Sandi unggul dalam berbagai hal. Sebab dia merupakan pelaku bisnis, yang sudah dipastikan paham betul soal ketenagakerjaan, sosial, kesehatan, dan pendidikan.

Sedangkan Kiai Ma'ruf dipandang mereka hanya sebagai sosok ulama dan dosen. Karena itu Cawapres Nomor Urut 01 ini dipandang mereka kurang memahami masalah-masalah yang menjadi tema debat tersebut.

Kiai Ma'ruf sendiri memuji Sandi sebagai sosok yang pintar. Menurutnya, sebagai orang muda Sandiaga terpilih sebagai cawapres merupakan bukti dia orang pintar.

Kiai Ma'ruf sendiri mengaku tidak ada persiapan khusus untuk debat ini. Dengan bercanda dia mengatakan, "Saya sudah lebih lama hidup. Artinya saya lebih berpengalaman. Pengalaman sangat penting."

Di sisi lain, Sandi sendiri mengaku sangat hormat pada Kiai Ma'ruf. Sandi mengatakan dirinya akan bersikap sangat santun kepada ulama yang sangat dihormatinya itu.

KITA yakin bahwa debat ini akan berlangsung menarik. Sebab Kiai Ma'ruf merupakan sosok ulama sekaligus ekonom syariah ulung. Beliau turut membidani lahirnya berbagai bank syariah di Indonesia. Beliau juga memelopori berdirinya pusat-pusat ekonomi di berbagai pondok pesantren di seluruh Indonesia.

Sandi sendiri merupakan salah satu pengusaha muda yang sangat sukses. Bidang usaha yang digelutinya mulai dari tambang hingga bank. Kendati demikian, kegagalan juga pernah dikenyamnya. Yaitu Progam OK OCE yang dipersiapkan untuk Provinsi DKI Jakarta justru tak sukses.

SEBAGAI warga negara yang baik, mari kita simak debat ini dengan bijaksana. Setelah debat nanti, tidak usah ikut-ikutan menyampaikan berbagai peniliaan di media sosial. Juga tidak usah terpancing untuk memberi komentar atas status-status netizen. Untuk menjaga situasi kondusif cukup setiap warga negara memulai dari diri sendiri. [*]

Komentar Pembaca
Gubernur Urungkan ke Luar Negeri ..

Gubernur Urungkan ke Luar Negeri ..

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

Startup Harus Rebut Pasar Ekonomi Halal
Cuma Sebatang Pohon..Separo Jawa Gulita
Maskawin 50 Suku Emas

Maskawin 50 Suku Emas

SENIN, 01 JULI 2019

Marhaban ya Ramadhan..

Marhaban ya Ramadhan..

MINGGU, 05 MEI 2019

Biarlah Mereka Ribut Sendiri..

Biarlah Mereka Ribut Sendiri..

MINGGU, 21 APRIL 2019

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00