Honorer K2 Masih Butuh Kebijakan Presiden

Ragam  JUM'AT, 15 MARET 2019 , 08:58:00 WIB

Honorer K2 Masih Butuh Kebijakan Presiden

ILUSTRASI

RMOLSumsel. Menyeruak harapan di kalangan honorer K2 bahwa Presiden Jokowi akan mengeluarkan aturan yang menjadi payung hukum pengangkatan mereka menjadi PNS saat acara Silatnas (silaturahmi nasional).

"Isu besarnya dalam Silatnas ini kami akan menjemput regulasi honorer K2 menjadi PNS," kata Tim 9 Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Eko Mardiono, Jumat (15/3).

Walaupun PHK2I tidak masuk dalam panitia inti dan hanya men-support, tapi menurut Eko, agenda Silatnas harus diapresiasi. Mengingat agenda ini tidak pernah dilakukan oleh honorer K2 sebelumnya.

Eko menyebutkan, penyelenggaraan Silatnas terkendala biaya. Akibatnya, agenda Silatnas yang harusnya digelar 16 Maret, diundur menjadi 17 Maret 2019. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat honorer K2 di nusantara.

Justru ini jadi penyemangat bagi panitia Silatnas untuk terus melanjutkan kegiatan tersebut sebagai puncak perjuangan honorer K2 dalam mewujudkan cita-cita PNS.

"Mari kawan-kawan honorer K2 jalin kebersamaan dengan terus bergandengan tangan sukseskan agenda Silatnas bersama Presiden Jokowi pada 17 Maret 2019 di GBK Jakarta. Sekaligus mohon doa restunya teman-teman honorer K2 seantero nusantara semoga nantinya bisa terlaksana baik dan sesuai harapan kita semua bisa diangkat PNS," bebernya.

Kegiatan Silatnas ini, lanjutnya, merupakan pertarungan masa depan honorer K2. Sebab, faktanya honorer K2 masih butuh kebijakan Presiden Jokowi untuk menjadikan honorer K2 sebagai PNS.

Ayo sumbangkan tenaga, pikiran serta harta benda kita demi suksesnya Silatnas honorer K2. Agenda ini jelas karena meminta regulasi dan komitmen pemerintah untuk mengangkat honorer K2 menjadi PNS," pungkasnya. [irm]

Komentar Pembaca
'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00