Diduga Aniaya Anggota BPD, Kades Dipolisikan

Kriminal  KAMIS, 14 MARET 2019 , 17:35:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Diduga Aniaya Anggota BPD, Kades Dipolisikan

net

RMOLSumsel. Kepala Desa (Kades) Gunung Liwat Kecamatan Pengandonan inisial AY (47) dilaporkan oleh Sarjoni (39) warga desanya sendiri.

Sang Kades dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres OKU atas dugaan penganiayaan yang dilakukannya kepada Sarjoni.

Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi dengan nomor: STTLP/LP-B/ 45/ III/2019/SPK OKU tertanggal 12 Maret 2019.

Sarjoni menjelaskan kepada awak media bahwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu (9/03) malam lalu, di rumah Kades.

Kami selaku anggota BPD pada Sabtu malam tersebut diundang Kades untuk rapat pembahasan, pengesahan dan kesepakatan RKPDes dan APBDes 2019,” tutur Sarjoni Kamis (13/3).

Selain membahas RKPDes dan APBDes 2019, malam itu ternyata Kepala Desa juga secara sepihak mengajukan pengesahan RPJMDes.

"Saya terkejut AY selaku Kepala Desa tahu-tahu mengeluarkan RPJMDes untuk disahkan malam itu juga,” sambungnya.

Padahal menurut Sarjoni untuk penyusunan dan pengesahan RPJMDes telah ada aturan UU dan dan Peraturan Bupati yang mengatur tahapan penyusunan dan pengesahan RPJMDes.

"Ini RPJMDes aku (Kades) sudah membuat, malam ini juga kita setujui, kita sepakati dan kita sahkan,” kata Sarjoni menirukan ucapan sang Kades.

Selanjutnya Sarjoni selaku anggota BPD Desa Gunung Liwat Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan bertanya RPJMDes tersebut kapan dibuat dan kapan musyawarahnya. Dan mengapa mereka tidak diundang. Pertanyaan tersebut dijawab AY Ai nak musyawarah-musyawarah terus,” tutur Sarjoni.

AY lantas menyampaikan bahwa RPJMDes tersebut disusun oleh Pj Kades sebelumnya.

"Padahal sepengetahuan saya Pj Kades tidak bisa membuat RPJMDes, hanya Kades Defenitif yang bisa menyusun RPJMDes," tambahnya.

Selanjutnya Sarjoni di forum musyawarah menjelaskan bahwa Pj Kades belum pernah membuat RPJMDes, karena penyusunan RKPDes untuk 2019 disusun berdasarkan RPJMDes 2017 yang disusun Almarhum Kades Sukarya.

"Disana Kades mulai terlihat tidak senang, Lalu Kades mengatakan Periksalah dulu, telitilah, malam ini kita sepakati bersama, sambil menunjuk tumpukan berkas RKPDes, APBDes, RPJMDes," cerita Sarjoni.

Sarjoni lantas menjawab Mohon maaf Pak Kades kalau malam ini harus menyetujui ini saya tidak sanggup, karena kami anggota BPD telah bersepakat setiap keputusan BPD harus berdasarkan hasil musyawarah”

Setelah itu Kades mengambil berkas didepan Sarjoni dan ditaruh di meja kerjanya.

"Tahu-tahu dia berbalik dan meninju saya, terkejut saya dan tidak menyangka, untung saya bisa mengelakkan dan hanya mengenai pipi saya, lantas dia memegang kerah baju saya, langsung anggota musyawarah yang ada memegangi saya dan memisahkan kami," Sarjoni menjelaskan.

Atas kejadian tersebut Sarjoni selanjutnya melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polres OKU untuk mendapatkan keadilan. [sri]









Komentar Pembaca
'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00