Biar Anggarannya Cukup, Pemkot Palembang Evaluasi Jalan

Ragam  KAMIS, 14 MARET 2019 , 11:15:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Biar Anggarannya Cukup, Pemkot Palembang Evaluasi Jalan

ILUSTRASI

RMOLSumsel. Perbaikan jalan ibarat penyakit kronis yang tak kunjung bisa disembuhkan. Meski terus berusaha diperbaiki, tetap saja kondisi jalan tetap memiliki kerusakan yang cukup parah. Hal tersebut hampir terjadi di setiap daerah di Indonesia, termasuk di Kota Palembang, akibat anggaran yang minim.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR), melakukan evaluasi terhadap ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah di kota itu.

Dengan melibatkan konsultan, tahapan evaluasi dilakukan untuk memaksimalkan perbaikan jalan dengan kondisi anggaran yang saat ini dimiliki Pemkot Palembang.

Kepala Dinas PU-PR Kota Palembang, Ahmad Bastari menyampaikan, untuk memaksimalkan peningkatan jalan yang ada di Kota Palembang, evaluasi menjadi salah saru cara dalam menyelesaikan persoalan perbaikan ruas jalan yang menjadi tanggung Pemkot Palembang.

"Kita sekarang sedang melakukan evaluasi terhadap SK Walikota terkait jalan milik Kota Palembang. Sehingga pada 2019 kita bisa memaksimalkan pembangunan jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkot Palembang," terangnya.

Bastari mengungkapkan, didalam Surat Keputusan (SK) Walikota yang tercatat, ada sekitar 1.200 ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkot Palembang.

Dimana, setelah tiga tahun SK jalan tersebut dapat direvisi, untuk selanjutnya diserahkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, seperti jalan Karim Kadir di Kecamatan Gandus yang sempat menjadi persoalan saat pelaksanaan perbaikan.

Salah satu contohnya adalah untuk jalan Karim Kadir Kecamatan Gandus. Jaln tersebut merupakan jalan Provinsi, karena di SK Walikota, itu harus diserahkan ke mereka.

"Karena kondisi jalannya cukup rusak parah, mereka tidak mau menerima, untuk itu kita perbaiki dulu dan setelah itu baru kita serahkan," terangnya.

Sesuai perintah Walikota, pada 2019 mendatang, Kota Palembang secara bertahap mulai melaksanakan program "zero hole" untuk seluruh jalan di Kota Palembang.

"Secara bertahap, kita mulai melakukan perbaikan dan peningkatan pada jalan Kota. Seperti yang akan kita lakukan pada jalan-jalan yang memiliki kerusakan parah, contohnya kerusakan di wilayah Sako," ulasnya.

Sejauh ini, sambung Bastari, untuk perbaikan jalan yang masuk dalam perencanaan 2017, sudah mencapai 90%. Artinya, perbaikan yang dilakukan anggaran 2018, tinggal 10% lagi.

"Progres proyek perbaikan maupun pengembangan jalan di tahun ini sudah 90%. Dan untuk perbaikan pada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Perubahan, difokuskan pada perbaikan jalan di Gandus, khususnya untuk akses ke Al-Quran AL Akbar," tuturnya.

Bastari menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemetaan untuk meningkatkan akses jalan dalam Kota, yang menjadi tanggung jawab Pemkot Palembang.

Dimana, akan dilakukan peninkatan jalan, yang diikuti dengan kemampuan jalan dalam menahan beban melebihi perencanaan awal.

"Pertumbuhan suatu wilayah didalam kota saat ini, mengharuskan untuk dilakuka peningkatan. Karena jalan dalam kota itu perencanaan awal hanya mampu menahan beban 6 mst. Tapi kondisi yang lewat sekarang lebih dari itu sampai 12 mst. Jadi kami kedepan harus melakukan peningkatan jalan, agar kondisi jalan dalam kota tidak mudah rusak," ulasnya. [irm]

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

Prabowo Tenangkan Pendukung: Kekerasan Jangan Dibalas Kekerasan
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00

'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00