Negatif..Netizen Mesti Hentikan Istilah Cebong-Kampret

LAPORAN: IRHAM SUTAN PARMATO

Daerah  KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 , 22:17:00 WIB

Negatif..Netizen Mesti Hentikan Istilah Cebong-Kampret

Prof Rusdi Kantaprawira

RMOLSumsel. Istilah Cebong dan Kampret, yang marak di dunia maya sekarang, merupakan wujud belum matang dan dewasanya netizen dalam menggunakan internet atau information technology (IT/teknologi informasi).

Hal tersebut diutarakan oleh Guru Besar Ilmu Politik Universitas Bakrie Prof Rusadi Kantaprawira kepada RMOL Sumsel, usai menjadi pembicara di Seminar Regional Milenial yang digelar Universitas Musi Musi Rawas (Unmura) di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Kamis (28/2).

"Itu karena kita belum membuat kedewasaan dalam penggunaan internet, IT dengan baik,"jelasnya.

Dirinya yakin, ke depan netizen di Indonesia akan semakin dewasa dalam memanfaatkan dan menggunakan kemajuan tekhnologi. Sehingga istilah yang dianggap tidak baik seperti Cebong dan Kampret akan ditinggalkan.

"Saya rasa kedepan akan semakin baik dan apa yang sekiranya dianggap negatif akan ditinggalkan," jelasnya lagi.

Karena,  menurut mantan komisioner KPU ini, di negara luar penggunaan internet atau dunia maya serta IT, dalam hal dukung mendukung politik sudah biasa. Jadi tidak ada lagi istilah yang cenderung negatif termasuk hoax.

"Itu wajar untuk saat ini, tapi tidak akan wajar untuk masa depan karena kita harus membangun peradaban yang bertanggung jawab,"terangnya.

Namun dirinya tidak bisa memastikan istilah tersebut tidak akan lagi dipakai di masa yang akan datang. Karena tidak ada batasan yang membatasi perkembangan di masyarakat.

"Perkembangan di masyarakat itu tidak ada instruksi jadi tidak bisa dibatasi, namun sekira dianggap negatif semestinya ditinggalkan,"terangnya lagi. [ida]

Komentar Pembaca
Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00

RI 7 Dan Walikota Milenial

RI 7 Dan Walikota Milenial

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 21:42:00