Diperkosa Tetangga..Jumaidah Ngadu ke DPRD

Sosial  KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 19:48:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

Diperkosa Tetangga..Jumaidah Ngadu ke DPRD
RMOLSumsel. Ibu rumah tangga Jumaidah (38), warga Dusun IV Desa Pinang Belarik, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim mengaku telah diperkosa oleh terduga Rh (50) yang tak lain adalah tetangga dekat rumahnya.

Ibu tiga anak ini lantas mendatangi Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), guna mengadukan kejadian yang menimpanya pada Sabtu (10/11/2018) lalu. Kedatangan Jumaidah disambut Pimpinan DPRD Sumsel Chairul S Matdiah, Kamis (21/2) sore.

Diceritakannya, kejadian yang menimpanya terjadi pada malam hari, di mana Rh mengantarkan racun nyamuk yang dibeli Jumaidah di warung dekat rumahnya yang saat itu tertinggal. Pada malam itu suami korban sedang bekerja di perusahaan perkebunan di Kabupaten Muaraenim.

"Memang aku beli sembako, tapi sampai di rumah ketinggalan obat nyamuk yang aku beli, nah pas malam jam 11 itu, Rh tetangga aku ngetuk pintu, kutanyo dari dalam siapo? dijawabnya aku, nenek Nindy, Nindy itu namonyo cucung dio," ujar Jumaidah.

Saat itu, Jumaidah mengatakan hari sudah larut malam, namun Rh tetap saja mengetuk pintu dan berusaha masuk. Sehingga Jumaidah pun membukakan pintu, lantas Rh langsung mendorong pintu dan menyandarkan tubuh Jumaidah ke dinding dalam rumah.

"Pas aku buka pintu sedikit, langsung didobraknyo, kaki kirinyo nutup pintu, aku disenderkenyo ke dinding. Dio itu sambil ngomong, kalau kau dak ngelayani aku, kau dan anak kau kubunuh," ujar Jumaidah menirukan ancaman Rh.

Karena takut dengan ancaman itu, Jumaidah yang mengaku tak berdaya dibawah ancaman dengan kondisi badan sudah lemas akhirnya tak kuasa atas perlakuan Rh yang menggagahinya.

"Aku sempat melawan mukul dio, dia bawak kayu, dio jugo ngancam anak aku," ujar Jumaidah yang tak bisa menahan tangis menceritakan kejadiannya di hadapan Pimpinan DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah.

Jumaidah juga membantah jika kejadian yang menimpanya atas dasar suka sama suka. Dia menegaskan jika hal tersebut murni pemerkosaan.

"Aku diperkosa pak, bukan suka sama suka, dio ngancam aku dan anak aku," ungkapnya.

Kejadian itu, telah dilaporkannya ke Polres Muaraenim dengan surat tanda terima laporan polisi nomor : STTLP/366/XI/2018?SUMSEL/POLRESMUARAENIM tertanggal 22 November 2018.

Kendati kasus ini masih dalam proses di Polres Muaraenim, Jumaidah berharap adanya bantuan pengawalan kasusnya dari DPRD Sumsel.

Sementara itu Pimpinan DPRD Sumsel Chairul S Matdiah mengatakan, sebagai wakil rakyat pihaknya siap menerima pengaduan dari masyarakat. Politisi Demokrat ini mengaku prihatin dan berjanji akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas.

"Dia (kasus) ini lagi diproses, tapi kata korban, kasus ini dianggap suka sama suka, padahal korban mengaku diperkosa. Kita minta Kapolda turun tangan untuk menindaklanjuti laporan polisi ini. Saya minta jika benar, pelaku dihukum penjara," pungkas Chairul. [ida]

Komentar Pembaca
'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00