Rakyat Indonesia Jangan Mau Dipecah-belah..

Politik  JUM'AT, 15 FEBRUARI 2019 , 18:27:00 WIB

Rakyat Indonesia Jangan Mau Dipecah-belah..
RMOLSumsel. Jelang Pemungutan Suara Pemilu Serentak 2019, tensi politik Indonesia mengalami turun-naik. Namun diyakini bahwa hal itu takkan menimbulkan perpecahan.

Keyakinan tersebut dikemukakan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat Prof Jimly Asshiddiqie, Jumat (15/2).

Pasalnya, aparat kepolisian telah melakukan berbagai terobosan guna mengantisapasi hal-hal yang tidak dinginkan saat pesta demokrasi lima tahunan ini digelar.

"Kedewasaan kita berdemokrasi membuat kita dewasa dalam peradapan. Baik peserta pemilu, penyelenggara pemilu dan masyarakat, kita optimis 17 April tidak ada perpecahan," kata Jimly seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

Dia juga mengimbau agar tidak menggunakan kabar bohong dalam berkampanye mengingat saat ini maraknya penggunaan hoax demi memuluskan hasrat politik.

Kemudian, mantan Ketua Mahkama Konstitusi ini melanjutkan, jangan pula mengunakan isu agama secara berlebihan seperti kafir mengkafirkan bahkan menggunakan isu PKI. Lantaran hal tersebut tidak beradab.

"Urusan Pemilu urusan lima tahun sekali, jangan dipecah belah hanya karena berbeda pilihan politik saja," tuturnya.

Jimly menyarankan para relawan tidak menggunakan kampanye negatif maupun kampanye hitam seperti melegalkan hoax. Mengingat hal tersebut bakal berdampak pada penegakkan hukum.

Bahkan, bila ditindak maka aparat penegak hukum bakal dipandang tak netral, padahal yang bersalah adalah pihak yang menyebarkan hoax dan SARA.

"Saya mengimbau agar ini diredakan oleh pimpinannya. Relawan juga menghentikan cukup mengkampanyekan calon yang kita pilih saja," pungkasnya. [ida]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00