Suap SPAM, Satu Saksi Dicegah Keluar Negeri

Hukum  SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 20:13:00 WIB

Suap SPAM, Satu Saksi Dicegah Keluar Negeri

Febri Diansyah / NET

RMOLSumsel. Satu saksi kasus suap proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tahun Anggaran 2017-2018 di Kementerian PUPR dicegah untuk bepergian ke luar negeri.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah mengatakan, pencegahan dilakukan terkait penyidikan dengan tersangka Direktur Utama PT Wijaya Kusuma Emindo Budi Suharto.


"KPK telah mengirimkan surat ke imigrasi untuk melakukan tindakan pelarangan seseorang ke luar negeri dalam penyidikan dengan tersangka BSU, direktur utama PT WKE dalam kasus dugaan suap terkait proyek SPAM," jelasnya di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/2).

Satu orang yang dicegah yakni Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis Kementerian PUPR 2014-2016 Tampang Bandaso. Masa pencegahan selama enam bulan terhitung sejak 23 Januari sampai 23 Juli.

"Karena masih dibutuhkan keterangannya dalam proses penyidikan ini maka perlu dilakukan pencegahan ke luar negeri agar saat dibutuhkan keterangan. Saksi berada di Indonesia," demikian Febri. [irm]



Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00