Pemkab Petakan 81 Desa Rawan Banjir

Oleh: Edwinsyah

Sosial  SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 18:25:00 WIB

Pemkab Petakan 81 Desa Rawan Banjir

Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah /rmolsumsle

RMOLSumsel.Memasuki musim tingginya curah hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah memetakan sejumlah daerah langganan terjadinya banjir. Tercatat ada sebanyak 81 desa yang tersebar di seluruh kecamatan diwaspadai banjir selama musim penghujan yang diprediksi sampai Maret.

Hal ini terungkap saat rapat koordinasi kesiapsiagaan penangulangan bencana banjir dan tanah longsor yang digelar di ruang rapat Pangripta Nusantara, Selasa (12/2).​

Rapat dipimpin Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah dihadiri Kepala Badan Penanggunalan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim H Tasman, Kodim 0404 Muara Enim, Rindam II Sriwijaya, Polres Muara Enim berserta camat dan OPD terkait.​

"Memasuki tingginya curah hujan sekarang, Kabupaten Muara Enim dominan terjadi bencana banjir dan longsor, beberapa daerah memang ada yang rawan sehingga perlu diantisipasi konkrit,"kata Wabup.​

Sejauh ini, pihaknya belum mendapat laporan terjadi banjir dan longsor parah didaerah rawan. Namun pihak BPBD Muara Enim memetakan ada sebanyak 81 desa yang disejumlah kecamatan terancam banjir.​

"Selain itu, 5 desa lainnya berada di Kecamatan Tanjung Agung meliputi Desa Padang Bindu, Desa Lubuk Nipis, Desa Tanjung Agung, Desa Tanjung Karangan dan Desa ​ Pulau Panggung kondisinya perbukitan sehingga rawan terjadinya longsor,"ungkapnya.

Wabup mengharap semua OPD dibantu stakeholder terkait menyiapkan segala keperluan siaga. Wabup menegaskan hal terpenting dalam masa siaga adanya akses informasi tentang bencana, pelayanan kesiapan, hingga evakuasi.

"Serta tak kalah pentingnyga persiapan paska bencana khususnya bidang sosial, kesehatan dan sebagainya,"ucapnya

Sementara Kepala BPBD Muara Enim, Tasman menambahkan BPBD telah melakukan kesiapan sesuai denga perintah SK Bupati mengenai siaga darurat bencana banjir dan longsor.​

Menurutnya, BPBD Muara Enim sangat siap baik peralatan maupun personel untuk sewaktu-waktu diterjunkan di daerah bencana.​

"BPBD tentu sangat sigap, personel dan peralatan kami seperti mobil dapur, perahu karet, tenda-tenda dan sebagainya siap dikerahkan ke lokasi yang dibutuhkan,"jelasnya.

Tasman memprediksi siaga bencana banjir dan longsor akan berlangsung hingga Maret nanti. Menurutnya, musim penghujan akan berlangsung sampai triwulan pertama tahun ini.

"Sementara dibulan April-Mei biasanya kita mulai disibukkan kekeringan akibat musim kemarau, maka bencana kebakaran lahan dan hutan lebih dominan terjadi," pungkasnya.[sri]







Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00