Petani Pagaralam Mulai Lirik Pasar Greenbin

Ekonomi  SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 17:59:00 WIB | LAPORAN: DELTA HANDOKO

Petani Pagaralam Mulai Lirik Pasar Greenbin

net

RMOLSumsel. Pengolahan yang benar terhadap komoditi andalan bagi masyarakat Pagaralam, yakni kawe (kopi) sepertinya sudah dilirik beberapa petani. Bahkan sebagian dari mereka sudah berangsur mengincar pasar greenbin (biji kopi kering) berkualitas,  yang mana harga juga cukup menjanjikan bisa dibandrol berkisar Rp.35.000 ribu hingga Rp.40 ribuan bahkan lebih.

Informasi yang dihimpun RMOLSumsel, pasar greenbin kawe ini harganya cukup menjanjikan hanya saja untuk pasarnya bagi kalangan petani belum bisa memenuhi permintaan dalam partaian besar. Sebab, untuk biji kopinya harus melalui proses sortiran manual. Jika dibandingkan dengan biji asalan dibandrol lebih murah sekitar Rp 20 ribuan di tengkulak itupun bergantung dengan kadar airnya.

Jacki (38) salah satu pelaku industri kopi bubuk belabel Radje Itam, bahan baku kopi bubuknya dari biji kopi atau greenbin pilihan.

Kopi asalan dari petani kita beli namun untuk mendapat greenbin berkulitas baik harus proses sortiran,” katanya.

Dia juga menyebutkan, untuk greenbin kualitas baik biji kopinya harus berbarasal dari petik merah.

Kalau mau bagus, panennya harus petik merah,. Jangan petik pelangi,” ujar dia seraya mengatakan untuk produksi kopi bubuk mereknya tidak partai besar hanya saja untuk saat ini masih terkendala greenbin karena belum masuk panen kopi.

Ditambahkan Sarbini, petani kopi asal Dusun Rimba Candi sebelumnya mengaku, belakangan ini dirinya tidak hanya bermain di kopi asalan namun sudah memasarkan greenbin, biji kopi pilihan berkualitas bagus.

Harga, greenbin yang dijual perkilgram sekitar Rp.35 ribuan. Alhamdulilah pemesan greenbin kita tidak hanya pembeli lokal bahkan dari luar Kota Pagaralam,” ulasnya.

Sementara,  ditambahkan Manager Pengelola BDC Pagaralam, Nisdiarti, untuk industri kecil kopi bubuk di Kota Pagaralam, khususnya KSM Binaan BDC berupaya menjaga kualitas kopi bubuk yang diproduksi. Bahkan memasarkan kopi bubuk premium dengan harga kisaran ratusan ribu lebih perkilogramnya.

"Memang berbeda, karena kopi premium yang dihasilkan KSM binaan BDC berasal dari greenbin pilihan dan petik merah,” bebernya seraya mengatakan terdapat beberapa label merek kopi bubuk binaan BDC Pagaralam dengan beragam pilihan kemasan.[sri]









Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00