Politisi PPP Tak Cemaskan Hasil Survei Charta

Politik  SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 12:34:00 WIB

Politisi PPP Tak Cemaskan Hasil Survei Charta
RMOLSumsel. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rendhika Deniardy Harsono tak gentar dengan  hasil riset Lembaga Survei Charta Politika terbaru, di mana tidak satupun caleg PPP yang disebut.

Atas survei itu, Rendhika mengatakan bahwa berdasarkan pengalaman Pemilu yang telah digelar selama ini, hasil survei selalu berbeda dengan kenyataan.

"Kami (PPP) tetap optimis. Sebab dari Pemilu ke Pemilu selalu berhasil menjungkirbalikkan prediksi-prediksi seperti itu. Terutama sejak Pemilu 2009," kata anggota DPRD DKI yang kini maju sebagai Caleg DPR RI Dapil DKI II, Selasa (12/2).

Dia menegaskan sebagai partai lama dan berpengalaman, PPP memiliki akar rumput yang kuat dan loyal di Jakarta. Pihaknya memastikan, seluruh caleg PPP bekerja keras untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat.

"Masyarakat sudah tahu track record partai dan caleg mana yang memiliki daerah binaan dan berkomitmen terhadap rakyat. Kami tenang-tenang saja kok, tidak terpengaruh. Kami punya segmentasi khusus. Kita lihat saja nanti hasil Pemilu 2019," kata Rendhika seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

"Apalagi kami sudah memonitor dan memetakan pergerakan pihak-pihak yang mengedepankan cara-cara pragmatis untuk mendapatkan dukungan suara dari masyarakat," tambahnya.

Berdasarkan hal tersebut, Rendhika berkeyakinan di Jakarta, khususnya dari Dapil II akan ada wakil kader PPP yang duduk di Parlemen.

Faktor lainnya, lanjut Rendhika, telah tertanam di hati warga Jakarta kalau PPP adalah representatif umat Islam.

"Kami tidak khawatir suara PPP tergerus. Masyarakat sudah sangat rasional, kembali ke rumah besar umat Islam," tutur Rendhika.

Charta Politika sebelumnya merilis hasil survei caleg-caleg di DKI. Khususnya di Dapil II (Kepulauan Seribu, Jakarta Utara dan Jakarta Barat) ada 7 kursi DPR yang diperebutkan.

"Masa dari 7 kursi itu tidak ada di antaranya yang diisi oleh kader PPP," demikian Rendhika. [ida]

Komentar Pembaca