Mau Nyalon Bupati OKU Jalur Independen? Ini Syaratnya

Politik  SENIN, 11 FEBRUARI 2019 , 13:14:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Mau Nyalon Bupati OKU Jalur Independen? Ini Syaratnya

ILUSTRASI

RMOLSumsel. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ogan Komering Ulu (OKU) tanpa terasa sudah dekat. Dipastikan akan digelar tahun depan (2020).

Ini tinggal lagi menunggu jadwal pastinya, mengenai tanggal dan bulan, KPU OKU pun menyatakan bahwa di bulan September ini, sudah masuk tahapan persiapan Pilkada.

Selain diusung Partai, KPU juga mempersilahkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang ingin maju dari jalur independen atau perseorangan.

Adapun syaratnya, seperti dijelaskan Ketua KPU OKU Naning Wijaya, setiap pasangan calon independen harus didukung paling sedikit 8,5 persen dari jumlah DPT.

Nah, jika mengacu DPT pemilu terakhir pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ini yang berjumlah sebanyak 258.062 jiwa, maka sesuai ketentuan syarat minimal 8,5 persen, jumlah dukungan yang harus didapatkan calon independen sebanyak 21.221 dukungan masyarakat berupa fotokopi KTP. Dukungan itu harus tersebar di separuh kecamatan yang ada.

"DPT kita untuk pemilu ini 258.062 jiwa. Jadi calon independen harus mendapat 21.221 dukungan masyarakat berupa fotokopi KTP atau 8,5 persen dari DPT. Atau hampir 22 ribu pada pelaksanaannya nanti. Itu tersebar di di separuh kecamatan. Paling tidak, tujuh kecamatan-lah," ungkap Naning.

Seperti disebut diatas, bulan September ini sudah masuk tahapan persiapan Pilkada. Salah satunya pembentukan badan Adhoc.

"Proses Pilkadanya jadi di 2020. Sekarang kita tunggu aturan kapan pelaksanaam Pilkada serentak 2020 itu," demikian Naning. [irm]

Komentar Pembaca