Ahmad Dhani Itu Tahanan Umum Bukan Tahanan Politik

Hukum  SABTU, 09 FEBRUARI 2019 , 20:32:00 WIB

Ahmad Dhani Itu Tahanan Umum Bukan Tahanan Politik

Ahmad Dhani / NET

RMOLSumsel. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur tetap bergeming dengan sikap pengacara terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo yang menolak musisi senior itu ditahan di Rutan Kelas I-A Surabaya di Medaeng.

Pengacara Dhani sebelumnya menolak menandatangani surat penahanan kliennya di Rutan Medaeng. Mereka ingin Dhani dikembalikan ke Jakarta untuk ditahan di Rutan Cipinang.

''Kami tetap lanjut karena sudah ada penetapan dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta bahwa terdakwa ditahan di Medaeng sampai persidangan selesai,'' ujar Kepala Kejati Jatim Sunarta.

Penetapan itu tertuang dalam surat yang dikeluarkan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta pada 31 Januari dengan nomor 385/Pen.Pid/2019/PT.DKI.

Dalam surat penetapan itu disebutkan, Kejari Jaksel menitipkan terdakwa Ahmad Dhani di Rutan Kelas I-A Surabaya di Medaeng selama menjalani pemeriksaan persidangan.

Sunarta menegaskan, Dhani hanya tahanan kasus pidana umum, bukan tahanan politik. ''Mestinya mengenakan pakaian sopan dan enak dilihat.

Kalau pakai tulisan itu, ada penafsiran lain. Dia tahanan pidana umum, bukan tahanan politik. Ini kan bukan perkara politik, tapi perkara biasa. Dia mungkin sengaja cari perhatian. Kami perlakukan dia sebagai terdakwa perkara pidana umum,'' tuturnya.

Secara terpisah, kuasa hukum Ahmad Dhani Prasetyo, Aldwin Rahadian, masih melakukan tiga upaya hukum terkait kasus yang menjerat kliennya itu.

Yakni, melaporkan kepada Komisi III DPR RI terkait proses hukum yang janggal, menolak menandatangani pemindahan penahanan Dhani di Rutan Medaeng, dan untuk kasus di Jakarta, pihak lawyer meminta penangguhan penahanan kepada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Aldwin mengatakan, untuk langkah pertama, tim kuasa hukum telah menolak menandatangani pemindahan Dhani. Sebab, jaksa hanya meminjam tahanan dari Rutan Cipinang.

Di satu sisi, lanjut dia, keluar dua penetapan terkait kasus Dhani pada tanggal yang sama. "Kami menolak penandatanganan berita acara tersebut sebagai bentuk protes," ucapnya. [irm]

 



Komentar Pembaca
Nada Dari Nadi Dhani

Nada Dari Nadi Dhani

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 19:00:00

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 10:00:00

Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

SENIN, 28 JANUARI 2019 , 08:43:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

IBADAH IMLEK

IBADAH IMLEK

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 , 13:10:00