Ubolratna Paling Berpeluang Jadi PM

Politik  SABTU, 09 FEBRUARI 2019 , 10:59:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Ubolratna Paling Berpeluang Jadi PM
RMOLSumsel. Putri Ubolratna Mahidol sudah mengikrarkan diri maju ke Pemilihan PM Thailand bulan depan. Ia memutus tradisi Keluarga Kerajaan yang selama ini menjauhkan diri dari keterlibatan di politik.

Pemungutan Suara Pemilu Thailand dijadwalkan 24 Maret 2019. Putri Unolratna (67) berpeluang besar terpilih. Tak lain karena ia putri pertama almarhum Raja Bhumibol Adulyadej. Di Thailand, anggota keluarga kerajaan sangat dihormati.

Putri bernama lengkap Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi ini mencalonkan diri dari Partai Thai Raksa Chart, Partai loyalis keluarga Shinawatra. Keluarga ini kontroversial karena di samping menguasai bidang ekonomi juga mendominasi dunia politik Thailand selama bertahun-tahun.

Diberitakan Kantor Berita BBC, Sabtu (9/2), di Pemilu 2019 Ubolratna akan bersaing dengan PM Thailand Prayuth Chan-ocha. Orang nomor satu angkatan darat Thailand , yang naik tampuk kekuasaan setelah kudeta militer tahun 2014, merupakan kandidat dari Partai Palang Pracharat.

Namun keluarga kerajaan sangatlah dihormati di Thailand dan sangat jarang mendapat kritik. Muncul pertanyaan, apakah kandidat lain mampu menandingi Ubolratana dalam pemilihan umum.

Pemilihan umum Maret nanti akan menjadi yang pertama kali digelar sejak Prayuth menjadi orang nomor satu Thailand tahun 2014.

Kala itu Prayuth menggulingkan pemerintahan di bawah perdana menteri Yingluck Shinawatra yang dipilih secara demokratis.

Shinawatra bersaudara, baik Thaksin maupun Yingluck, saat ini berada di pengasingan, namun tetap memegang kekuatan di perpolitikan Thailand. Banyak kelompok di negara itu yang masih loyal kepada mereka.

Pemilihan umum mendatang dipandang sebagai pertarungan antara koalisi Thaksin melawan kekuatan militer.

Tahun 2016, masyarakat Thailand menyetujui konstitusi baru yang digagas pimpinan angkatan bersenjata.

Konstitusi itu disebut didesain untuk melanggengkan pengaruh militer dan menghambat kelompok Thaksin untuk kembali memenangkan pemilu. Militer Thailand memiliki sejarah panjang dalam intervensi politik.

Sejak era monarki absolut Thailand berakhir tahun 1932, angkatan bersenjata Thailand 12 kali menumbangkan pemerintahan sipil.

Andai saja langkah Ubolratana Mahidol mulus, kehadirannya dianggap sebagai ancaman besar terhadap militer. [ida]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00