Jadilah Penumpang Rasional..

Kedipan Mata Rosyida  SABTU, 09 FEBRUARI 2019 , 00:59:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Jadilah Penumpang Rasional..
SEJAK kemarin PT Lion Mentari Airlines dan PT Wings Airlines, mengeluarkan kebijakan penyesuaian harga excess baggage ticket (EBT) yang mulai efektif sejak 7 Februari 2019. EBT merupakan tata cara pembelian bagasi di check in counter. Sedangkan prepaid merupakan tata cara pemesanan voucher bagasi pada saat reservasi tiket pesawat  enam jam sebelum keberangkatan.

Tarif EBT merupakan harga normal yang sedikit lebih mahal dibandingkan prabayar. Mahalnya tarif EBT menimbulkan banyak keluhan para penumpang setelah diterapkannya bagasi berbayar oleh Lion Group di pekan keempat Januari 2019.

Begitulah! Sejak hari pertama diberlakukan bagasi berbayar untuk penerbangan domestik, para penumpang Lion Air dan Wings Air mulai ngedumel. Mereka mengeluh di mana-mana, terutama di media sosial. Para pengamat pun tak ketinggalan. Berbagai komentar dan analisa dibuat. Ramailah tuntutan agar ketentuan bagasi berbayar ini dicabut.

TIDAK dapat dipungkiri, bagasi berbayar ini berdampak negatif bagi banyak bidang. Sebab sudah terlalu lama penumpang dimanja maskapai dengan layanan bagasi gratis hingga 20 kg ini. Akibatnya selama ini, para penumpang tidak pernah berpikir terlalu keras soal barang bawaan. Membayar kelebihan bagasi tidak terlalu berat, sebab umumnya hanya beberap kilogram saja.

Dengan berlakunya ketentuan baru ini, masyarakat jadi berpikir keras untuk memilih barang-barang bawaan ketika bepergian. Membeli oleh-oleh pun jadi sangat selektif. Akibatnya, berbagai industri terimbas peraturan bagasi berbayar ini. Kabarnya, industri kuliner khas Palembang yaitu pempek paling menjadi salah satu yang paling terpukul.

Tidak itu saja. Dari berbagai wilayah diberitakan, bandar udara jadi lebih sepi sejak Lion Air dan Wings Air mengenakan bagasi berbayar. Penumpang sepi. Banyak orang beralih moda transportasi, setelah selama ini jadi masyarakat flight minded.  Selama Januari saja dilaporkan, jumlah penerbangan dari dan menuju Palembang, Sumatra Selatan, yang dibatalkan naik lebih dari 100% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kendati tak disebut alasan pembatalan, kuat dugaan penyebabnya adalah harga tiket yang tinggi plus aturan bagasi berbayar.

DENGAN Kebijakan EBT yang diberlakukan sejak kemarin, terlihat Lion Group sudah berusaha memberikan layanan yang lebih terjangkau oleh konsumen. Di sisi lain, konsumen juga harus mampu berempati. Bahwa maskapai penerbangan manapun  berhak untuk menaikkan tarif atau memberlakukan bagasi berbayar. Termasuk Lion Air, Wings Air dan maskapai lainnya. Apalagi kebijakan baru itu tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Pahit memang, aturan bagasi berbayar ini. Tetapi jika dicermati dengan bijak, maka aturan ini mengedukasi masyarakat Indonesia menjadi lebih rasional. Bagasi berbayar ini telah mendidik orang untuk selektif memilih barang bawaan saat bepergian. Orang juga dididik untuk rasional saat belanja. Ya. Saat belanja oleh-oleh atau keperluan lainnya, mesti dipikirkan biaya bagasinya.

Jadilah traveler cerdas dan bijaksana. Tinggalkan kebiasaan buruk 'koper beranak' (pergi bawa 1 koper, pulang bawa 5 koper). [*]

Komentar Pembaca
Marhaban ya Ramadhan..

Marhaban ya Ramadhan..

MINGGU, 05 MEI 2019

Biarlah Mereka Ribut Sendiri..

Biarlah Mereka Ribut Sendiri..

MINGGU, 21 APRIL 2019

NYOBLOS YUUK...

NYOBLOS YUUK...

RABU, 17 APRIL 2019

KAMPANYE PAMUNGKAS...

KAMPANYE PAMUNGKAS...

SABTU, 13 APRIL 2019

Prabowo Dikeroyok 3 Gubernur..

Prabowo Dikeroyok 3 Gubernur..

KAMIS, 11 APRIL 2019

Kampanye PAS Besok Pasti

Kampanye PAS Besok Pasti "Sepi"..

SENIN, 08 APRIL 2019

Hermanto Wijaya Mualaf

Hermanto Wijaya Mualaf

JUM'AT, 03 MEI 2019 , 14:45:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00