Menteri Areif: Stop Promosi Pempek..

PEMPROV SUMSEL  RABU, 06 FEBRUARI 2019 , 21:58:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Menteri Areif: Stop Promosi Pempek..
RMOLSumsel. Sukses menyelenggarakan Asian Games pada 2018, Kota Palembang sedang dipersiapkan menjadi destinasi pariwisata olahraga atau sport tourism.

Di sela-sela diskusi publik dengan tema Peningkatan Produktivitas Masyarakat Berbasis Pariwisata Lokal hari ini, Rabu (6/2/2019), Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengatakan, saat ini Palembang sudah memiliki modal besar untuk menjadi kota wisata olahraga.

Itu sehubungan dengan keberadaan kompleks olahraga terpadu Jakabaring Sport City (JSC).

"Kita sedang mempersiapkan diri untuk menjadikan Palembang sebagai sport tourism-nya Indonesia. Karena tidak ada daerah lain di Indonesia ini, yang bisa mengalahkan Palembang untuk fasilitas olahraga yang dimiliki," ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal itu, Sumsel harus fokus agar konsep pariwisata olahraga itu sukses dan membuat banyak wisatawan berkunjung ke daerah tersebut.

Dia menilai boleh saja Palembang mengenalkan wisata kuliner pempek ke wisatawan namun hanya dijadikan pelengkap untuk sport tourism.

Untuk sport tourism tidak ada yang bisa mengalahkan. Jadi sayang jika tidak bisa dimanfaarkan. Apalagi, sport tourism dan MICE menjadi satu dari tiga aktrasi teratas, selain ekowisata dan budaya tradisi," terangnya.

Menurut Arief, saat ini pempek sudah cukup dikenal. Artinya, tidak perlu lagi mempromosikan pempek. Lebih baik pemerintah setempat lebih fokus terhadap sport torism, karena itu adalah sebuah potensi yang menjanjikan.

"Untuk kuliner pempek, sebaiknya dijadikan pelengkap untuk sport tourism. Bukannya pempek tidak bagus, tapi alangkah baiknya potensi wisata seperti sport tourism lebih di promosikan lagi selain pempek," imbuhnya.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan pihaknya menyambut baik dukungan pusat untuk menjadikan Palembang sebagai sport tourism.

Kami juga telah memiliki program untuk meningkatkan pariwisata di Palembang, seperti program gotong-royong yang melibatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Harno menambahkan dirinya juga telah menerbitkan peraturan walikota terkait penggunaan pakaian adat. Dengan demikian, regulasi itu untuk mendorong masyarakat menjaga budaya dan tradisi serta mengenalkan kekhasan Palembang dari sisi fesyen. [ida]



Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00