Inilah Asal Nama Kelenteng

Budaya  SELASA, 05 FEBRUARI 2019 , 14:46:00 WIB

Inilah Asal Nama Kelenteng
RMOLSusmel. Agama tidak dimiliki orang-orang atau bangsa terntentu melainkan berlaku universal. Akan tetapi tempat ibadah dibangun sesuai dengan budaya satu bangsa atau negara.

Begitu dikatakan Ketua I Bidang Agama Perhimpunan Tempat Ibadat Tridharma Se-Indonesia, Ong Khing Kiong di Klenteng Hong Teng Hian, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 5/2).

Dia menjelaskan bahwa dalam tempat ibadat klenteng itu ada dua perpaduan budaya antara bedug yang dipakai umat Islam dan lonceng yang selalu ada di gereja.

"Perpaduan bedug dan lonceng itu penuh dengan arti dari simbolisasi filosofi. Bedug itu berarti bumi dan teng teng (bunyi lonceng) adalah langit," ujar Ong Khing Kiong seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

Dari dua benda itulah, lanjut dia, asal mula kata klenteng berasal. Dia jelaskan juga, nama klenteng adalah simbol dari kebebasan dan terbuka bagi semua umat manusia.

"Ketika beribadat itu bedug dan lonceng itu kan dibunyikan, jadi bunyinya dug dug teng teng. Kalau dari jauh bunyi lonceng yang teng teng itu lebih kencang," jelasnya.

"Dari bunyi itu kemudian nama klenteng menjadi simbol keharmonisan di Indonesia. Karena kalau merujuk bahasa asli kan disebut Chinese Temple yang seolah identik milik Chinese saja," demikian Ong Khing Kiong. [ida]

Komentar Pembaca