Aparat Bongkar Bisnis Travel Melahirkan di AS

Investigasi  JUM'AT, 01 FEBRUARI 2019 , 15:32:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Aparat Bongkar Bisnis Travel Melahirkan di AS
RMOLSumsel. Bisnis perjalanan melahirkan anak di Amerika Serikat (AS) tumbuh pesat. Banyak ibu-ibu hamil kaya dari China melahirkan di AS agar anak-anak mereka mendapat kewarganegaraan di sana.

Diberitakan Kantor Berita VOA, Jumat (1/2), pejabat Federal Amerika kemarin mengadili 20 terdakwa atas tuduhan melakukan operasi ilegal membawa perempuan-perempuan untuk melahirkan agar anak mereka mendapat kewarganegaraan AS.

Tiga pegawai biro perjalanan di California bagian selatan ditangkap polisi, Kamis (31/1) atas tuduhan melakukan konspirasi, penipuan visa dan pencucian uang. Jaksa-jaksa Amerika yakin sejumlah tersangka lainnya telah melarikan diri ke China.

Orang-orang yang mengatur perempuan China datang ke Amerika untuk melahirkan telah menghina peraturan hukum di Amerika, dengan membujuk klien mereka bahwa anak-anak mereka akan punya kewarganegaraan Amerika,” kata Jaksa Nick Hanna.

Ketiga orang yang ditangkap itu adalah pengurus biro perjalanan di Amerika yang bernama You Win USA Vacation Services”, dan USA Happy Baby.”

Kata surat tuduhan, pasangan-pasangan China dari kelas menengah dan kaya, termasuk sejumlah pejabat pemerintah China, membayar antara 40 sampai 100 ribu dollar untuk mengatur perjalanan perempuan-perempuan hamil itu ke Amerika.

Perempuan-perempuan itu katanya berbohong tentang maksud kunjungan mereka ke Amerika ketika minta visa. Juga ada kasus-kasus di mana mereka dinasihati supaya mengatakan kepada pejabat imigrasi bahwa mereka akan tinggal di Trump International Hotel di Honolulu.

Perempuan-perempuan China itu katanya tinggal di Amerika sampai tiga bulan sebelum kembali ke China dengan bayi mereka, yang setelah dewasa nanti bisa menjadi sponsor anggota keluarganya untuk tinggal di Amerika.

Kejaksaan Amerika pernah membongkar jaringan seperti itu tahun 2015 setelah mengadakan serangkaian razia di apartemen-apartemen di mana perempuan-perempuan China itu tinggal setelah melahirkan. [ida]
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00