Pengamat: Tidak Boleh Yusril Jelaskan, Harus Jokowi

Politik  SABTU, 19 JANUARI 2019 , 21:59:00 WIB

Pengamat: Tidak Boleh Yusril Jelaskan, Harus Jokowi

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio/net

RMOLSumsel. Pembebasan pendiri Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba’asyir teru menuai kontroversi. Apalagi, hal itu dilakukan saat masa Pilpres 2019.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai pembebasan itu memang menimbulkan banyak spekulasi publik. Untuk itu, Jokowi harus memberi penjelasan secara komprehensif mengenai alasan pembebasan Ba’asyir.

Pembebasan tentang Ustaz Abu Bakar Ba'asyir bukan hanya masalah politiknya, tetapi juga masalah terorismenya karena labelnya ustaz di terorisme, jadi harus dijelaskan ke publik kenapa harus dibebaskan?” ujar co-founder Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedaikopi) itu di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1), diberitakan RMOLNetwork.

Selain itu, Jokowi harus bisa memastikan tidak ada tujuan politik di balik pembebasan tersebut. Banyak anggapan, Ba’asyir dibebaskan dalam rangka mengambil hati kelompok Islam.

"Maka Pak Jokowi harus menjelaskan. Tidak boleh Yusril (penasihat hukum) harus Jokowi," tutup pria yang akrab disapa Hensat itu. [sri]






Komentar Pembaca
Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

SENIN, 28 JANUARI 2019 , 08:43:00

IBADAH IMLEK

IBADAH IMLEK

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 , 13:10:00

Romi Dikawal di Bandara

Romi Dikawal di Bandara

JUM'AT, 15 MARET 2019 , 18:30:00