Benahi Dermaga Ampera Semua Moda Transportasi Terhubung

Ragam  JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 18:44:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Benahi Dermaga Ampera Semua Moda Transportasi Terhubung

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Untuk meningkatkan sektor pariwisata di Kota Palembang, moda transportasi terintegrasi menjadi salah satu fasilitas penting. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mulai serius menggarap penyediaan moda transportasi yang terhubung mulai dari udara, darat dan air.

Melalui bantuan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) dengan program Quick Wins ini digaungkan sebagai pilot project angkutan sungai di tingkat nasional, integrasi antar moda transportasi yang diharapkan Walikota Palembang, Harnojoyo, akan segera terealisasi.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah VII, Mangasi Sinaga menerangkan, keberadaan Light Rail Transit (LRT) saat ini tidak ditunjang dengan fasilitas penunjang lain. Padahal, Palembang memiliki sungai Musi yang dapat menjadi moda transportasi penghubung.

"Secara spesifik Sumsel telah memiliki LRT dan Bus Rapid Transit (BRT) yang sudah megah. Tapi kondisi itu terbalik dengan julukannya sebagai vensia dari timur," ungkapnya.

Sebagai provinsi yang dapat terhubung melalui jalur perairan, moda transportasi perairan dapat menjadi pilihan masyarakat. Namun itu membutuhkan fasilitas penunjang yang memadai.

"LRT ada BRT ada, tapi dermaga di bawah Jembatan Ampera masih membutuhkan perhatian," ungkapnya.

Untuk itu, tambahnya akan dilakukan penataan kawasan 16 Ilir dan 7 Ulu. modernisasi kawasan dermaga di bawah Ampera dilakukan agar moda transportasi perairan dapat diminati masyarakat.

"Agar rencana integrasi seluruh moda transportasi berjalan, harus ada fasilitas yang memadai dan pembenahan di dermaga. Penataan ini tidak hanya aspek fisik semata, namun juga dilihat dari aspek lainnya yaitu wisata dan bisnis serta langsung dirasakan masyarakat," ungkapnya.

Selain itu, tambahnya penataan kawasan dermaga 16 Ilir dan 7 Ulu akan mengedepankan tiga hal yaitu sarana, prasarana, dan pembenahan sumberdaya manusia.

Karena ketiga aspek tersebut akan dibangun dan ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan, kemananan, serta keindahan layanan transportasi sungai.

"Kedepan nanti pelayanan yang diberikan harus bermuara pada pengutamaan keselamatan. Oleh karena itu, nantinya semua angkutan sungai akan wajib bertiket, diasuransikan, menggunakan peralatan keselamatan, serta berjadwal," ulasnya.

Menyikapi hal tersebut, Harnojoyo mengapresiasi upaya penataan kawasan 16 Ilir dan 7 Ulu. Dirinya berharap pilot project angkutan Sungai Musi ini nantinya menjadi tempat yang nyaman dan aman.

"Harapannya desain bangunan di sekitar Jembatan Ampera harus menambah keindahan jembatan kebanggaan warga Palembang. Jadi keberadaan bangunan baru harus menambah daya tarik orang untuk minimal berselfie," ungkapnya.

Ia berharap, konsep pembangunan kawasan dermaga 16 Ilir dan 7 Ulu dapat segera direalisasikan dan dilaksanakan. Dirinya menegaskan agar pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat besar dan semakin menambah keindahan Jembatan Ampera sebagai ikon Kota Palembang.

"Kedepan semoga ini dapat meningkatkan konektivitas antar moda angkutan, sehingga semakin menambah minat untuk menggunakan transportasi massal," tandasnya. [irm]



Komentar Pembaca
#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Unicorn Bukan Yunikon

Unicorn Bukan Yunikon

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

Nada Dari Nadi Dhani

Nada Dari Nadi Dhani

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

SENIN, 28 JANUARI 2019 , 08:43:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

IBADAH IMLEK

IBADAH IMLEK

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 , 13:10:00