Warga Antusias Bikin KIA, Disdukcapil Palembang Kewalahan

Sosial  KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:30:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Warga Antusias Bikin KIA, Disdukcapil Palembang Kewalahan
RMOLSumsel. Sejak diumumkan pada 7 Januari lalu, permohonan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kota Palembang sudah mencapai 15 ribuan pemohon. Dari total tersebut, sudah 5 ribu KIA yang tercetak.


 ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Palembang Edwin Effendi sudah ada sekitar 5 ribu KIA yang sudah tercetak.

"Dari total di 18 Kecamatan ada 15 ribu permohonan, dan ini terus bertambah," ungkap Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Palembang, Edwin Effendi kepada RMOLSumsel, Kamis (17/1).

Edwin menambahkan, masyarakat Palembang cukup antusias terhadap pembuatan KIA atau KTP anak ini. Akibatnya Disdukcapil cukup kesulitan, karena jumlah alat yang dimiliki tidak seimbang.

"Saat ini kita terbatas alat cetaknya. Kita sudah mengajukan minta tambahan alat cetak ke Pusat, sebanyak 18 unit untuk dapat di operasionalkan di setiap Kecamatan," ujarnya.

Masih minimnya alat cetak sangat berpengaruh pada waktu penyelesaian pencetakan kartu. Hal itu juga yang menyebabkan banyak pemohon yang melakukan pengunduran waktu.

"Dengan keterbatasan jumlah alat cetak dan banyaknya pemohon pasti waktunya ada kemunduran. Namun, kita upayakan meskipun molor tapi tidak dalam jangka waktu lama," terangnya.

Tingginya permohonan untuk membuat KIA ini, tidak lepas dari kesadaran warga Palembang yang menilai KIA ini sangat penting dan banyak manfaatnya. Di antaranya, sebagai bentuk pemenuhan hak anak, untuk persyaratan mendaftar sekolah, untuk keperluan lain yang membutuhkan bukti diri si anak contohnya untuk data identitas membuka tabungan di Bank, untuk mendaftar BPJS Kesehatan dll.

"Untuk di Palembang, ada sasaran sekitar 100 ribu anak yang kita harapkan bisa membuat KIA. Dari laporan, sudah separuhnya yang mengajukan permohonan," ulasnya.

Edwin menjelaskan, bagi anak yang baru lahir, KIA akan diterbitkan bersamaan dengan penerbitan akta kelahiran sehingga KIA anak tidak menampilkan foto.  Sedangkan untuk anak memasuki usia diatas 5-17 tahun memakai foto 2x3 sebanyak 2 lembar.

"Kemudian membawa  fotocopy kutipan akta kelahiran dan menunjukan aslinya, fotocopy KK orangtua dan menunjukan aslinya, fotocopy KTP orangtua dan menunjukan aslinya. Masa berlaku KIA ini, bagi anak usia kurang dari 5 tahun adalah sampai anak usia 5 tahun. Dan bagi anak usia diatas 5 tahun adalah sampai anak berusia 17 tahun kurang 1 hari," imbuhnya. [ida]

Komentar Pembaca
Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

RI 7 Dan Walikota Milenial

RI 7 Dan Walikota Milenial

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 21:42:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00