Penasihat BPN: KPU Kembali Mendelegitimasi Diri Sendiri

Politik  SABTU, 12 JANUARI 2019 , 11:45:00 WIB

Penasihat BPN: KPU Kembali Mendelegitimasi Diri Sendiri
RMOLSumsel. Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid mengaku heran kenapa Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak revisi visi misi yang diajukan BPN Prabowo-Sandi.

"Dulu pimpinan @KPU_ID menyampaikan secara terbuka, visi misi capres dan cawapres bisa direvisi selama kampanye. Sekarang masih masa kampanye, kenapa KPU menolak?" kata HNW di akun Twitter @hnurwahid, Sabtu (12/1).

"Padahal visi dan misi itu masih tetap juga sebutkan rujukan dan dalam rangka ideologi negara Pancasila," sambung politisi PKS yang sekarang menjabat wakil ketua MPR itu.

Menurut HNW, dengan sikap KPU yang menolak revisi visi misi BPN Prabowo-Sandi, penyelenggara pemilu kembali mendelegitimasi diri sendiri.

Sebelumnya, terdapat beberapa kebijakan KPU yang justru mendelegitimasi lembaganya sendiri, seperti kotak suara dari kardus, peniadaan penyampaian visi misi, hingga masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang belum rampung.

BPN Prabowo-Sandi mengajukan revisi visi misi lebih pada penajaman dan redaksional, bukan pada substansi. [rus]

Komentar Pembaca
KPK Mestinya Panggil Tjahjo

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

SELASA, 15 JANUARI 2019 , 15:00:00

Rizal Ramli: Kunci Kemenangan Prabowo-Sandi Adalah Militansi
Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

SENIN, 14 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00