Bawaslu Harus Telusuri Sumber Dana Kampanye Peserta Pilpres

Politik  SABTU, 12 JANUARI 2019 , 07:07:00 WIB

Bawaslu Harus Telusuri Sumber Dana Kampanye Peserta Pilpres
RMOL. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus mengkaji serius soal temuan Indonesian Corruption Watch (ICW) terkait besaran sumbangan dana kampanye dari pihak swasta.
Dalam catatan ICW, dana kampanye Jokowi-Ma'ruf sebesar Rp 55,9 miliar yang dilaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) lebih banyak disokong pihak ketiga. Dari jumlah itu, sebesar Rp 37,9 miliar atau 86 persen berasal dari perkumpulan Golfer TBIG dan Golfer TRG. Sementara 14 persen sisanya berasal dari badan usaha, parpol, dana pribadi Jokowi, dan perseorangan.

CW curiga dua perkumpulan golfer itu merupakan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Teknologi Riset Global Investama (TRG) yang sahamnya dimiliki Wahyu Sakti Trenggono, bendahara TKN Jokowi-Ma'ruf.

Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno menyebutkan, jika ada dana kampanye yang terlampau besar dari pihak swasta tentu indikasi pelanggaran pun semakin besar.

"Kalau ada yang melanggar atau diindikasikan melanggar ditindak lanjuti saja oleh Bawaslu, itu kan yang paling  gampang," ujar Eddy di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (11/1).

Eddy mengingatkan bahwa KPU sudah menetapkan batasan sumbangan dana kampanye yang harus dipatuhi pasangan calon.

"Bantuan untuk kampanye individu itu sudah ada batasannya kalau enggak salah Rp. 2,5 miliar, dan Rp. 25 miliar bagi kelompok," tukasnya. [rus]


Komentar Pembaca
Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat

Politik15 Januari 2019 18:12

Ketidakcocokan Janji Dan Realita, Buat Beban Jokowi
Jelang Debat, Jokowi Tidak Melakukan Persiapan
Dibebaskan, Jokowi Ingin Rawat Abu Bakar Ba'asyir
DEBAT KAKU

DEBAT KAKU

OPINI19 Januari 2019 12:20

Ma'ruf Amin Tak Mau Kalah Di Kampung Halaman