Tidak Ingin Di Kandang, Harnojoyo Lepas 60 Burung

Ragam  RABU, 09 JANUARI 2019 , 22:45:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Tidak Ingin Di Kandang, Harnojoyo Lepas 60 Burung

Harnojoyo Lepas 60 Burung/RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Untuk menjaga kelestarian burung di kotanya, Walikota Palembang, H Harnojoyo berencana menerbitkan Peraturan terkait larangan penangkapan burung di wilayah Kota Palembang.


Aturan tersebut, berupa Peraturan Walikota (Perwali) yang akan mengatur larangan menjerat, menangkap, serta berburu burung.

"Pelestarian burung sangat penting untuk pengetahuan generasi muda kedepan. Melalui Perwali yang akan dirancang, kita juga ingin pelestarian burung dapat menjadi daya tarik wisatawan," ungkapnya.

Harnojoyo mengatakan, bila nanti Perwali tersebut telah ada maka burung tak lagi menjadi hewan yang ditangkap untuk diperjualbelikan di Palembang. Sehingga kedepan di Palembang tidak ada lagi burung yang hidup di sangkar.

"Antara manusia, hewan dan seluruh penghuni alam ini memiliki keterikatan kebutuhan yang kuat atau simbiosis. Jadi, tidak hanya manusia, burung dan ikan pun harus nyaman tinggal di dunia ini," tuturnya.

Untuk menjaga agar satwa burung dapat lestari di Palembang mungkin Perwali tersebut dapat menjadi salah satu solusi yang tentu harus diiringi kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan.

"Kita akan merasa bersalah bila saat ini tidak memulai upaya pelestarian burung yang merupakan aset untuk keberlangsungan anak cucu kita nanti," tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Sayuti  mengatakan, pelepasan burung tersebut merupakan upaya pelestarian ekosistem burung. Selama ini menurutnya, burung kerap dijaring dan ditangkap warga untuk dijual sehingga jumlah di habitat aslinya semakin berkurang.

"Hari ini kita lepaskan 60 ekor burung perkutut. Semoga dengan semakin banyak burung di alam liar akan menjadi daya tarik wisata sekaligus menkondisikan ekosistem agar lebih baik," ujarnya. [irm]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00