MENUJU PERADABAN

Kelirumologi Machiavellianisme

OLEH: JAYA SUPRANA

OPINI  JUM'AT, 04 JANUARI 2019 , 08:29:00 WIB

Kelirumologi Machiavellianisme
SENASIB dengan Radikalisme dan Fasisme, istilah Machiavellianisme terlanjur menyandang aura citra lebih cenderung ke arah negatif ketimbang positif.

Il Principe

Machiavellianisme sama dengan Marxisme. Kedua istilah tersebut berasal dari nama tokoh pemikir. Machiavellianisme berasal dari nama Niccolo Machiavelli yang tersohor berkat menulis buku Il Principe , sementara marxisme berasal dari nama Karl Marx yang tersohor berkat menulis buku Das Kapital.

Ilmuwan politik serta diplomat Italia, Niccolo Machiavelli menulis sebuah risalah politik era Rennaisance dengan judul Il Principe.

Semula risalah politik ini didistribusikan pada tahun 1513 dengan menggunakan judul bahasa Latin : De Principatibus yang apabila diterjemahkan ke bahasa Italia sebenarnya bukan Il Principe” tetapi I Governi”. Versi berjudul Il Principe baru diterbitkan pada tahun 1532, lima tahun setelah Machiavelli wafat atas ijin Paus Klemens VII.

Il Principe dianggap sebagai mahakarya filsafat politik modern pertama di mana kebenaran yang nyata efektif dianggap lebih penting ketimbang cita-cita abstrak yang muluk-muluk. Isi risalah Il Principe juga dianggap berlawanan dengan doktrin Katolik dan skolastik mengenai politik dan etika pada masa itu.

Meskipun relatif singkat, Il Principe merupakan yang paling diingat dari karya-karya Machiavelli dan yang paling bertanggung jawab menyeret terminologi Machiavellianisme ke makna yang negatif bahkan penghinaan. Machiavellianisme juga berperan dalam mempengaruhi citra negatif terhadap istilah "politik" dan "politisi" di masyarakat kebudayaan Barat.

Kelirumologi

Sebenarnya tafsir popular terhadap Il Principe berbenturan dengan makna karya-karya yang ditulis Machiavelli beberapa tahun kemudian. Misalnya penguasa dengan budi pekerti luhur ditampilkan Machiavelli pada Discorsi sopra la prima deca di Tito Livio. Angkara murka para penguasa yang melakukan tindakan kriminal politik lebih jelas tampil pada karya Machiavelli : Vita di Castruccio Castracani.

Satu di antara sekian banyak deskripsi dalam Il Principe  yang paling kerap dipetik Dia yang mengabaikan apa yang dilakukan untuk apa yang seharusnya dilakukan, lebih cepat menimbulkan kehancuran daripada pelestariannya” seharusnya justru mencegah kekeliruan tafsir bahwa Il Principe merupakan pedoman bagi para penguasa yang ingin sukses berkuasa.

Kekeliruan utama dalam menafsirkan Il Principe terletak pada upaya penggelinciran niatan Nicollo Machiavelli menulis Il Principe sebagai pedoman alias Das Sollen tentang bagaimana sebaiknya seorang penguasa menjabarkan kekuasaannya padahal sebenarnya sekadar sebagai penggambaran realita Das Sein tentang keburukan sepak terjang para penguasa yang sudah nyata malang melintang berkuasa di Italia era Renaisance.
Keliru menafsirkan Il Principe sebagai anjuran bagi penguasa untuk melakukan angkara murka kekuasaan mirip keliru menafsirkan Kelirumologi sebagai ilmu membuat kekeliruan. [rmol]

Penulis adalah pendiri Pusat Studi Kelirumologi

Komentar Pembaca
Perbandingan antara Demorasi Indonesia dan Turki
Ganyang Hoax!

Ganyang Hoax!

JUM'AT, 19 APRIL 2019

SITUSINIS......

SITUSINIS......

SENIN, 15 APRIL 2019

Membandingkan Pancasila dengan Piagam Madinah
Kapan Islam Masuk Amerika Serikat..?

Kapan Islam Masuk Amerika Serikat..?

JUM'AT, 12 APRIL 2019

BRALGABA

BRALGABA

JUM'AT, 12 APRIL 2019